Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

Aktivitas Antibakteri Biji Mahkota Dewa (Phaleria macrocarpa (Scheff.) Boerl) Terhadap Bakteri Staphylococcus aureus dan Staphylococcus epidermidis dengan Metode Difusi Agar


Telah dilakukan pengujian aktivitas antibakteri ekstrak biji mahkota dewa (Phaleria macrocarpa (Scheff.) Boerl) dan fraksi-fraksinya terhadap bakteri ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01021041000059Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Farmasi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    1488
    Penerbit : .,
    Deskripsi Fisik
    -
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    1488
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    NULL
    Subyek

    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Telah dilakukan pengujian aktivitas antibakteri ekstrak biji mahkota dewa (Phaleria macrocarpa (Scheff.) Boerl) dan fraksi-fraksinya terhadap bakteri uji Staphylococcus aureus dan Staphylococcus epidermidis. Hasil pengujian aktivitas antibakteri memperlihatkan bahwa ekstrak metanol memiliki aktivitas antibakteri dan fraksi etil asetat mempunyai aktivitas antibakteri tertinggi terhadap bakteri Staphylococcus aureus dan Staphylococcus epidermidis, dimana konsentrasi 10 ppm baku tetrasiklin setara dengan 5812 ppm fraksi etil asetat untuk Staphylococcus aureus dan 104 ppm untuk Staphylococcus epidermidis.
    Hasil penapisan fitokimia terhadap ekstrak dan fraksi etil asetat menunjukkan bahwa ekstrak metanol mengandung senyawa alkaloid, polifenol, flavonoid dan saponin, sedangkan fraksi etil asetat mengandung senyawa alkaloid, polifenol dan flavonoid. Hasil kromatografi lapis tipis fraksi etil asetat menunjukkan 5 bercak berbeda dengan harga Rf1 = 0,8; Rf2 = 0,74; Rf3 = 0,61; Rf4 = 0,57; dan Rf5 = 0,5.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi