Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

4778- Inovasi Peningkatan Kelarutan dan Disolusi Apigenin Melalui Pembentukan Kristal Multikomponen Dengan Koformer Isonikotinamida dan Arginin (Dhiya'Ul Haq; Prof. Dr. Iyan Sopyan, M.Si; Dr. Sandra Megantara, M.Farm)


Apigenin (APG) merupakan senyawa golongan flavonoid dengan banyak aktivitas biologis, seperti antikanker, antidiabetes, antimikroba, dan ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    FFUP202601814778Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Farmasi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    4778
    Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : Jatinangor.,
    Deskripsi Fisik
    -
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    4778
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    -
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Apigenin (APG) merupakan senyawa golongan flavonoid dengan banyak aktivitas biologis, seperti antikanker, antidiabetes, antimikroba, dan antiinflamasi. Namun, apigenin memiliki hambatan berupa kelarutan yang terbatas dan laju disolusi yang rendah sehingga menghambat proses pengembangan formulasi. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kelarutan dan disolusi apigenin melalui pendekatan kristal multikomponen menggunakan isonikotinamida (ISN) dan arginin (ARG) sebagai koformer. Hasil studi in silico menunjukkan bahwa ISN dan ARG mampu berinteraksi dengan APG melalui pembentukan ikatan hidrogen. Kristal multikomponen dengan kedua koformer mampu meningkatkan kelarutan APG secara signifikan dengan kelarutan tertinggi diperoleh oleh kristal multikomponen APG:ARG variasi 1:2 dengan peningkatan sebesar 138,55 kali. Kristal multikomponen APG:ARG variasi 1:2 dan 1:1 juga mampu meningkatkan persen disolusi APG dalam medium HCl 0,1 N dan medium buffer fosfat pH 6,8. Karakterisasi Fourier-transform infrared (FTIR) menunjukkan adanya pergeseran ke bilangan gelombang yang lebih rendah yang mengindikasi terjadinya ikatan hidrogen kuat. Sementara itu, termogram pada hasil differential scanning calorimetry (DSC) menunjukkan adanya perilaku termal baru dan penurunan titik leleh, serta pola difraktogram powder X-ray diffraction (PXRD) kristal menunjukkan adanya pola difraksi baru dengan penurunan % kristalinitas yang mengindikasi terbentuknya fasa kristalin baru. Penelitian ini menunjukkan bahwa pembentukan kristal multikomponen mampu memperbaiki sifat fisikokimia apigenin melalui peningkatan kelarutan dan laju disolusi.
    Kata Kunci: Apigenin, kelarutan, disolusi, kristal multikomponen
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi