Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

4777- Pengaruh Konsentrasi Polimer PVP K-30 Terhadap Stabilitas Amorf dan Profil Disolusi Dispersi Padat Amorf Alfa Mangostin Pasca Pengempaan (Naila Dwi Rahmaharva; Arif Budiman, M.Si., Ph.D; Prof. Taofik Rusdiana, M.Si., Ph.D)


Kelarutan obat yang rendah dalam air menghambat pelepasan dan penyerapannya di dalam tubuh, sehingga peningkatan kelarutan diperlukan. Dispersi padat ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    FFUP202601804777Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Farmasi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    4777
    Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : Jatinangor.,
    Deskripsi Fisik
    -
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    4777
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    -
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Kelarutan obat yang rendah dalam air menghambat pelepasan dan penyerapannya di dalam tubuh, sehingga peningkatan kelarutan diperlukan. Dispersi padat amorf (DPA) merupakan pendekatan yang menahan obat dalam kondisi tidak terkristalisasi untuk meningkatkan kelarutan. Namun, beban mekanik saat pengempaan tablet berpotensi memicu rekristalisasi. Penelitian ini mengkaji peran jumlah polimer terhadap ketahanan fase amorf pascakempa, menggunakan alfa-mangostin (AM) sebagai obat model dan polivinilpirolidon (PVP) K-30 sebagai pembawa dalam tiga perbandingan AM-PVP (1:1, 1:5, 1:10). DPA dibuat melalui penguapan pelarut dan dicetak menjadi tablet dengan kempa langsung, kemudian dikarakterisasi secara fisikokimia dan farmasetik. Difraktogram menunjukkan pola halo tanpa puncak tajam, termogram tidak menampilkan titik leleh AM, dan spektrum inframerah mengindikasikan ikatan hidrogen antara AM-PVP. Setelah pengempaan, tablet 1:1 mengalami rekristalisasi dengan pelepasan inkongruen, sedangkan tablet 1:10 tetap amorf dengan disolusi kongruen dan AUDC tertinggi, meningkat dari 229,99 %·menit menjadi 16.196,4 %·menit. Perbandingan 1:10 terbukti paling optimal dalam menjaga stabilitas amorf dan disolusi AM.
    Kata kunci: Alfa-Mangostin, PVP K-30, Dispersi Padat Amorf, Pengempaan, Stabilitas Amorf, Disolusi
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi