Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

4766- Studi Komparasi Kompleks [18F] AIF-Nota Dengan [68Ga] Ga-Dota Menggunakan Teori Fungsi Rapatan Dalam Pengembangan Radiofarmaka Diagnostik (Martina Anjelina; Danni Ramdhani, M.Si., Ph.D; Ari Hardianto, Ph.D)


Positron Emission Tomography (PET Scan) merupakan teknik pencitraan yang menggunakan radiofarmaka pemancar emisi positron (β+) untuk menganalisis ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    FFUP202601674766Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Farmasi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    4766
    Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : Jatinangor.,
    Deskripsi Fisik
    -
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    4766
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    -
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Positron Emission Tomography (PET Scan) merupakan teknik pencitraan yang menggunakan radiofarmaka pemancar emisi positron (β+) untuk menganalisis fisiologi dan metabolisme tubuh dengan citra yang tajam dan kuat. Salah satu contoh produknya adalah [18F]F-FDG yang telah digunakan secara luas dalam dunia klinis. Akan tetapi, penggunaan radioisotop Fluorin-18 memiliki keterbatasan, yaitu proses radiolabeling yang tidak dapat dilakukan secara langsung. Dalam mengatasi hal tersebut, radioisotop 18F dikombinasikan dengan logam Al3+, dan membentuk kompleks [18F]AlF. [18F]AlF memiliki kompatibilitas terhadap ligan NOTA dengan membentuk kompleks [18F]AlF-NOTA yang dapat menghasilkan hasil pencitraan, dan waktu paruh yang lebih tajam dibandingkan dengan kompleks [68Ga]Ga-DOTA dengan ligan DOTA yang merupakan gold standard ligan. Meskipun begitu, kompleks [18F]AlF-NOTA saat ini memiliki keterbatasan informasi terkait interaksi dan stabilitas secara molekuler. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman secara molekuler terkait stabilitas dan reaktivitas antara kompleks [68Ga]Ga-DOTA dan [18F]AlF-NOTA menggunakan analisis komputasi dengan basis DFT (Density Functional Theory) dengan fungsi M06-HF, sehingga dapat memberikan informasi mengenai perbandingan karakteristik kedua kompleks sebagai pengembangan radiofarmaka diagnostik. Metode penelitian pada studi ini meliputi tahapan optimasi geometri dan frekuensi, dan pemodelan solvasi dalam pelarut air COSMO dan SMD. Nilai konstanta stabilitas, dan reaktivitas kompleks (chemical hardness) yang didapatkan akan menyatakan stabilitas secara termodinamika dan elektronik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Konstanta stabilitas kompleks [18F]AlF-NOTA (Gas: 369,15; SMD: 20,59; COSMO: 44;09) lebih kecil jika dibandingkan dengan kompleks [68Ga]Ga-DOTA (Gas: 671,37; SMD: 52,12; COSMO: 74,47), serta nilai chemical hardness secara berurutan yaitu yaitu (Gas: 5,780; SMD: 5,931; COSMO: 6,008), dan (Gas: 5,728; SMD: 5,903; COSMO: 5,941). Hasil tersebut menunjukkan bahwa kompleks [18F]AlF-NOTA memiliki kestabilan secara termodinamika yang lebih rendah, tetapi memiliki nilai chemical hardness yang lebih baik dibandingkan kompleks [68Ga]Ga-DOTA.
    Kata Kunci: PET Scan, Fluorin-18, NOTA, DOTA, DFT (Density Functional Theory), konstanta stabilitas, reaktivitas kompleks, chemical hardness
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi