Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

4759- Studi Pelepasan Insulin Dalam Injeksi Gel In Situ Multi-Stimuli-Responsive Berbasis Kitosan, Pluronic F127, dan Glukosa Oksidase (Nazwa Septiriana Putri; Dr. Insan Sunan K., S.Si., M.KM; Prof. Dr. Iyan Sopyan, M.Si)


Insulin glargine sebagai salah satu terapi farmakologi diabetes melitus, memiliki risiko efek samping hipoglikemia yang dapat menurunkan kepatuhan ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    FFUP202601574759Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Farmasi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    4759
    Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : Jatinangor.,
    Deskripsi Fisik
    -
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    4759
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    -
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Insulin glargine sebagai salah satu terapi farmakologi diabetes melitus, memiliki risiko efek samping hipoglikemia yang dapat menurunkan kepatuhan pasien. Injeksi gel in situ insulin berbasis kitosan, Pluronic F127, dan glukosa oksidase berpotensi dikembangkan sebagai sistem penghantaran insulin terkontrol yang responsif pH, suhu, dan glukosa. Penelitian ini berjenis eksperimental laboratorium yang bertujuan untuk mengevaluasi responsivitas dan kinetika pelepasan insulin glargine dari sistem gel in situ pada medium dengan konsentrasi glukosa normoglikemia dan hiperglikemia. Tahapan yang dilakukan yaitu pembuatan sediaan, evaluasi fisikokimia, serta uji pelepasan dalam medium PBS-glukosa pada suhu 37ºC dan sampel diambil dalam interval waktu lalu dipreparasi dengan sentrifugasi atau filtrasi sebelum diukur dengan spektrofotometer UV-Vis. Hasil pembuatan sediaan memenuhi parameter fisikokimia yaitu pH 4,63 ± 0,072; viskositas pada suhu ruang 224,333 ± 4,041 mPa.s; viskositas pada suhu tubuh 3569,667 ± 312,14 mPa.s; waktu gelasi 62 detik; dan kadar awal 514,083 ± 2,077 ppm dengan %Recovery 94,154 ± 0,3805%. Profil persen kumulatif yang diperoleh tidak meningkat secara konsisten dan beberapa titik mengalami fluktuasi. Nilai persen kumulatif hiperglikemia yang lebih tinggi dibandingkan normoglikemia terdapat pada preparasi sentrifugasi dengan rata-rata perbedaan per waktu 29,73 ± 1,4%, tetapi pola tersebut tidak teramati pada hasil filtrasi. Oleh karena itu, repsonsivitas belum dapat disimpulkan karena dapat dipengaruhi oleh preparasi sampel, kondisi medium, sifat insulin glargine dalam medium. Selain itu, mekanisme pelepasan belum dapat ditetapkan. Dengan demikian, metode pengujian yang digunakan dan pengukuran dengan spektrofotometer UV-Vis pada 227 nm belum mampu menggambarkan pelepasan insulin glargine secara stabil dan responsif terhadap glukosa. Penelitian ini menunjukkan perlunya optimasi lebih lanjut terhadap metode uji pelepasan, preparasi sampel, serta metode analisis insulin glargine.
    Kata kunci: Gel in situ, Insulin glargine, Kitosan, Pluronic F127, Glukosa oksidase, Uji Pelepasan, Glukosa-Responsif
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi