
Text
4755- Uji In Vitro Aktivitas Sitotoksik Fraksi Etil Asetat Tunikata Polycarpa sp. Pada Lini Sel Kanker Payudara MCF-7 (Nisriinaa Ayu Dewanto; Yuni Elsa Hadisaputri, MBS.,Ph.D; Dr. Tutik Murniasih,. M.Si)
Kanker payudara merupakan jenis kanker dengan prevalensi tertinggi di Indonesia. Meskipun terapi kanker telah tersedia, penggunaannya masih ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan FFUP20260153 4755 Tersedia -
Perpustakaan Fakultas FarmasiJudul Seri -No. Panggil 4755Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : Jatinangor., 2026 Deskripsi Fisik -Bahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 4755Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek -Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab - -
Kanker payudara merupakan jenis kanker dengan prevalensi tertinggi di Indonesia. Meskipun terapi kanker telah tersedia, penggunaannya masih menghadapi kendala berupa efek samping yang beragam serta terjadinya resistensi obat, sehingga diperlukan terapi alternatif sebagai antikanker. Salah satu pendekatan yang terus dikembangkan adalah eksplorasi bahan alam laut, termasuk tunikata. Polycarpa sp. merupakan salah satu tunikata yang diketahui memiliki berbagai aktivitas farmakologis. Berdasarkan penelitian terdahulu tunikata Polycarpa sp. diketahui memiliki berbagai aktivitas, di antaranya sebagai antibakteri, antiparasit, dan antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi golongan metabolit sekunder yang terkandung dalam fraksi etil asetat tunikata Polycarpa sp. serta mengetahui aktivitas sitotoksiknya terhadap lini sel kanker payudara MCF-7. Hasil penelitian menunjukkan fraksi etil asetat tunikata Polycarpa sp. mengandung senyawa metabolit sekunder golongan terpenoid, steroid, dan fenolik melalui analisis awal menggunakan kromatografi lapis tipis (KLT). Berdasarkan hasil uji sitotoksik dengan metode resazurin, didapat nilai IC50 sebesar 114,8369 ± 3 µg/mL, sedangkan cisplatin yang digunakan sebagai kontrol positif, memiliki nilai sebesar IC50 5,664 µg/mL. Berdasarkan kategori National Cancer Institute (NCI), nilai tersebut masuk ke dalam klasifikasi sitotoksik moderat. Dapat disimpulkan bahwa fraksi etil asetat Polycarpa sp. memiliki aktivitas sitotoksik moderat terhadap sel kanker payudara MCF-7 dan berpotensi diteliti dan dikembangkan lebih lanjut sebagai agen antikanker.
Kata Kunci: Polycarpa sp., tunikata, sitotoksik, kanker payudara, lini sel MCF-7
-
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






