Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

4754- Isolasi dan Karakterisasi Metabolit Sekunder dari Herba Sasaladahan (Peperomia pellucida (L.) Kunth.) (Jevon Christian Muljadi; Ferry Ferdiansyah Sofian, M.Si., Ph.D; Prof. Dr. rer. Nat. Muhaimin, M.Si)


Peperomia pellucida (L.) Kunth. atau dikenal dengan nama Sasaladahan merupakan tumbuhan yang hidup subur di pekarangan rumah. Tanaman ini diketahui ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    FFUP202601434754Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Farmasi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    4754
    Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : Jatinangor.,
    Deskripsi Fisik
    -
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    4754
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    -
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Peperomia pellucida (L.) Kunth. atau dikenal dengan nama Sasaladahan merupakan tumbuhan yang hidup subur di pekarangan rumah. Tanaman ini diketahui mengandung beragam senyawa metabolit sekunder yang berhasil diidentifikasi. Namun, kandungan dari tanaman yang tumbuh di Indonesia masih minim dilaporkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi dan mengidentifikasi senyawa kimia yang terdapat dalam herba Peperomia pellucida asal Indonesia. Proses ekstraksi dilakukan dengan metode sokletasi dengan pelarut etanol. Ekstrak etanol yang diperoleh selanjutnya dipartisi secara cair-cair menggunakan pelarut n-heksana, etil asetat, dan air untuk menghasilkan tiga fraksi dengan kepolaran yang berbeda. Fraksi n-heksana kemudian difraksinasi lebih lanjut menggunakan Kromatografi Cair Vakum. Fraksi yang mengandung senyawa isolat terpilih berdasarkan uji kualitatif dengan Kromatografi Lapis Tipis dilanjutkan pemurnian dengan Kromatografi Kolom. Identifikasi senyawa dilakukan dengan spektrofotometri ultraviolet dan spektrofotometri inframerah. Hasil analisis spektrofotometri utraviolet menunjukkan absorbansi maksimum pada panjang gelombang 209,99 nm dengan serapan tambahan pada 224,98 nm dan 290 nm. Spektrum inframerah menunjukkan adanya gugus OH aromatik, gugus CH alifatik, gugus dimetil eter, regang C=C, dan C-O. Hasil identifikasi menunjukkan senyawa isolat yang didapatkan merupakan golongan polifenol dengan serbuk amorf jingga yang berpendar pada sinar UV 254 dan 336 nm. Senyawa isolat masih perlu dikarakterisasi lebih lanjut menggunakan spektrofotometri NMR dan MS, serta dilakukan pengujian aktivitas farmakologi untuk melihat khasiat dari senyawa isolat tersebut.
    Kata kunci: Peperomia pellucida, Isolasi, Kromatografi, Spektrofotometri
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi