Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

4752- Uji Aktivitas Antioksidan, Filter UV, dan Penghambatan Tirosinase Secara In Vitro Ekstrak Etanol dan Air Daun Miana (Plectranthus scutellarioides (L.) R.Br.) (Marsha Afifah Yusuf; Dr. Ami Tjitraresmi, M.Si; Zelika Mega Ramadhania, M.Si., Ph.D)


Paparan sinar UV berlebih meningkatkan radikal bebas atau reactive oxygen species (ROS), yang dapat memicu pigmentasi dan stimulai aktivitas enzim ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    FFUP202601034752Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Farmasi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    4752
    Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : Jatinangor.,
    Deskripsi Fisik
    -
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    4752
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    -
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Paparan sinar UV berlebih meningkatkan radikal bebas atau reactive oxygen species (ROS), yang dapat memicu pigmentasi dan stimulai aktivitas enzim tirosinase. Daun miana (Plectrathus scutellarioides (L.) R. Br.) memiliki potensi sebagai antioksidan, filter UV, dan penghambat enzim tirosinase karena kandungan senyawa alami seperti fenolik dan flavonoid pada ekstrak. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan dua metode ekstraksi, yaitu maserasi dan dekoktasi terhadap profil fitokimia dan aktivitas nya. Profil fitokimia secara kualitatif dilakukan dengan kromatografi lapis tipis (KLT), serta kuantitatif dengan mengukur kadar fenol total (metode Folin-Ciocalteu) dan kadar flavonoid total (metode alumunium klorida). Hasil menunjukan bahwa kadar fenol total maserat dan dekokta berturut-turut adalah 77,25±0,06 mgAGE/g ekstrak dan 50,88±0,67 mgAGE/g ekstrak, sedangkan kadar flavonoid total masing-masing 13,09±0,26 mgKE/g ekstrak dan 5,05±0,3 mgKE/g ekstrak. Hasil uji aktivitas antioksidan metode DPPH menunjukkan IC50 maserat 70,48 µg/mL dan dekokta 86,67 µg/mL. Aktivitas UV filter diuji secara in vitro untuk menentukan nilai SPF, aktivitas tertinggi ditemukan pada konsentrasi 800 µg/mL dengan nilai SPF 12,36 untuk maserat dan 11,15 untuk dekokta. Untuk aktivitas penghambatan tirosinase, uji dilakukan dengan menggunakan L-DOPA (l-3,4-dihydroxyphenylalanine) sebagai substrat. Pada konsentrasi 16 mg/mL, maserat mencapai 44,40% inhibisi, sedangkan dekokta 34,55%. Secara keseluruhan, maserat menunjukkan aktivitas yang lebih baik dibandingkan dekokta, hal ini diduga berkaitan dengan kadar fenol dan flavonoid yang lebih tinggi pada maserat.
    Kata kunci: Antioksidan, Daun miana, Dekokta, Filter UV, Maserat, Penghambat tirosinase
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi