
Text
T362- Dampak Ukuran Pori Silika Mesopori Terhadap Efektivitas Perlindungan UV Pada Formulasi Sunscreen (Feggy Yustika Sitinjak; Arif Budiman, M.Si., Ph.D; Dr. Diah Lia Aulifa, M.Si)
Paparan radiasi ultraviolet (UV) merupakan determinan utama peningkatan insidensi kanker kulit, sementara penggunaan filter UV kimia tertentu dalam ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan FFUP20260092 D362 Tersedia -
Perpustakaan Fakultas FarmasiJudul Seri -No. Panggil D362Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : Jatinangor., 2024 Deskripsi Fisik -Bahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi D362Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek -Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab - -
Paparan radiasi ultraviolet (UV) merupakan determinan utama peningkatan insidensi kanker kulit, sementara penggunaan filter UV kimia tertentu dalam sediaan tabir surya dilaporkan berpotensi mengalami absorpsi sistemik. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh variasi ukuran pori silika mesopori (SM) terhadap efektivitas proteksi UV serta tingkat penetrasi kulit pada formulasi tabir surya berbasis Tinosorb M (TM). TM dienkapsulasi ke dalam silika mesopori tipe SBA-15 dengan ukuran pori 6 nm dan 12 nm melalui metode solvent evaporation. Karakterisasi bahan dilakukan menggunakan X-Ray Diffraction (XRD), Differential Scanning Calorimetry (DSC), Fourier Transform Infrared Spectroscopy (FTIR), serta pengujian efisiensi pemuatan. TM-SM kemudian diformulasikan menjadi sediaan tabir surya berbentuk stick (TM murni/F0, TM-SM 6 nm/F1, TM-SM 12 nm/F2) dan diuji stabilitas fisiknya, nilai pH, nilai SPF secara in vitro menggunakan metode Mansur, serta laju difusi ex vivo menggunakan sel difusi Franz pada kulit tikus. Analisis statistik menggunakan One-Way ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan keberhasilan proses enkapsulasi TM dalam matriks SM, ditandai dengan hilangnya puncak kristalin TM pada XRD dan perubahan profil termal pada DSC, terutama pada SM berpori 12 nm dengan rasio 3:7 yang menunjukkan efisiensi pemuatan tertinggi. Seluruh formula stabil selama 28 hari dengan pH mendekati fisiologis. Nilai SPF F0, F1, dan F2 masing-masing sebesar 34,52; 35,85; dan 37,72, dengan formula TM-SM 12 nm menunjukkan kemampuan proteksi UV paling tinggi. Uji difusi Franz mengungkapkan bahwa enkapsulasi TM dalam SM menurunkan permeasi melalui kulit, dengan penurunan paling signifikan pada formula berpori 12 nm. Secara keseluruhan, peningkatan ukuran pori silika mesopori hingga 12 nm terbukti meningkatkan efisiensi pemuatan TM, memperkuat efektivitas proteksi UV, serta menurunkan penetrasi kulit, sehingga berpotensi meningkatkan keamanan dan kinerja tabir surya berbasis Tinosorb M.
Kata kunci: Silika Mesopori, Tinosorb M, Tabir Surya Stick, SPF, Difusi Franz -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






