Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

4741- Pengaruh Brazilin Terhadap Ekspresi IREB2 dan SLCIIA2 Pada Sel MDA-MB-231 Dengan Penambahan Besi Intraseluler (Isma Aulia Putri; Riezki Amalia, M.Si., Ph.D; Dr. Imam Adi Wicaksono, M.Si)


Triple Negative Breast Cancer (TNBC) merupakan subtipe kanker payudara yang bersifat agresif dan membutuhkan ketersediaan besi untuk menunjang ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    FFUP202600904741Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Farmasi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    4741
    Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : Jatinangor.,
    Deskripsi Fisik
    -
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    4741
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    -
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Triple Negative Breast Cancer (TNBC) merupakan subtipe kanker payudara yang bersifat agresif dan membutuhkan ketersediaan besi untuk menunjang proliferasi sel. Brazilin, senyawa alami dari Caesalpinia sappan, dilaporkan memiliki aktivitas pengkelat besi. Namun, pengaruhnya terhadap regulasi homeostasis besi pada sel TNBC belum sepenuhnya dipahami. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh brazilin terhadap ekspresi gen IREB2 dan SLC11A2 pada lini sel MDA-MB-231 dalam kondisi variasi ketersediaan besi intraseluler. Sel dikultur dalam medium minimum besi dengan suplementasi holo-transferin untuk merepresentasikan kondisi besi terikat tinggi serta apo-transferin untuk merepresentasikan kondisi ketersediaan besi rendah. Perlakuan brazilin diberikan pada konsentrasi 5 dan 10 µM, dengan deferipron dan doksorubisin sebagai pembanding. Analisis ekspresi gen dilakukan menggunakan RT-qPCR dan dihitung dengan metode 2-ΔΔCt, dilanjutkan analisis statistik dengan uji One-Way ANOVA atau Kruskal-Wallis menggunakan GraphPad Prism 10.4.2. Hasil penelitian menunjukkan bahwa brazilin tidak memengaruhi ekspresi IREB2 pada seluruh kondisi perlakuan (p > 0,05). Pada kondisi holo-transferin, ekspresi SLC11A2 tidak mengalami perubahan yang signifikan (p > 0,05). Sebaliknya, pada kondisi apo-transferin, brazilin menurunkan ekspresi SLC11A2 secara signifikan pada konsentrasi 5 µM (p ≤ 0,05) dan 10 µM (p ≤ 0,01). Temuan ini menunjukkan bahwa efek brazilin terhadap metabolisme besi pada sel MDA-MB-231 terjadi melalui regulasi transporter besi SLC11A2 pada kondisi ketersediaan besi rendah.
    Kata kunci: Brazilin, MDA-MB-231, homeostasis besi, IREB2, SLC11A2, RT-qPCR
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi