Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

4727- Uji Aktivitas Hipoglikemik Ekstrak Daun Kersen (Muntingia calabura L.) Pada Model Hewan Uji Diabetes Zebrafish (Danio rerio) (Shannon Patricia; Raden Maya Febriyanti, M.Farm., Ph.D; Miski Aghnia Khairinisa, M.Biomed.Sc., Ph.D)


Diabetes Melitus (DM) merupakan penyakit metabolik yang ditandai dengan peningkatan kadar glukosa darah disebabkan oleh gangguan pada sekresi ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    FFUP202600704727Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Farmasi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    4727
    Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : Jatinangor.,
    Deskripsi Fisik
    -
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    4727
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    -
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Diabetes Melitus (DM) merupakan penyakit metabolik yang ditandai dengan peningkatan kadar glukosa darah disebabkan oleh gangguan pada sekresi insulin, kerja insulin, atau keduanya. Pengobatan DM dapat dilakukan dengan obat konvensional, namun seringkali memiliki kekurangan dan efek samping. Oleh karena itu, pengobatan dengan tanaman obat dapat menjadi pilihan yang baik untuk membantu mengobati DM. Salah satu tanaman yang berpotensi untuk mengobati DM, yaitu daun kersen. Daun kersen dilaporkan mengandung metabolit sekunder yang memiliki aktivitas antidiabetes. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas hipoglikemik ekstrak daun kersen (Muntingia calabura L.) terhadap zebrafish (Danio rerio) yang diinduksi DM. Pada penelitian ini dilakukan induksi DM terhadap zebrafish menggunakan glukosa 4%. Selanjutnya hewan uji dibagi menjadi enam kelompok, yaitu kelompok normal, kelompok kontrol negatif, kelompok kontrol positif (Metformin), kelompok uji 1 dosis 50 mg/L, kelompok uji 2 dosis 100 mg/L, dan kelompok uji 3 dosis 150 mg/L. Pengujian dilakukan selama 14 hari dan pemeriksaan kadar glukosa darah dilakukan pada hari ke 0, 3, 5, 7, dan 14. Hasil analisis statistik dengan tingkat kepercayaan 95% menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara kelompok kontrol normal terhadap kontrol negatif, kontrol positif, uji1, uji 2, dan uji 3 serta terdapat juga perbedaan yang signifikan antara pengujian hari ke-0 dengan pengujian hari ke-3, 5, 7, dan 14 pada setiap kelompok perlakuan (p0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun kersen pada dosis 50 mg/L, 100 mg/L, dan 150 mg/L efektif menurunkan kadar glukosa darah pada zebrafish, dengan penurunan berturut-turut sebesar 63,86%, 65,071%, dan 77,96%. Variasi dosis ekstrak tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan pada penurunan kadar glukosa darah, sehingga faktor utama yang mempengaruhi yaitu lama pemberian ekstrak.
    Kata kunci: Daun kersen (Muntingia calabura L.), diabetes melitus, ekstrak, zebrafish (Danio rerio)
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi