
Text
4715- Studi Teori Fungsi Rapatan Pembentukan Kompleks Logam Pb2+ Dengan Ligan 3p-C-Neta Untuk Pengembangan Radiofarmaka Berbasis Alfa Partikel (Anzalna Rachman; Danni Ramdhani, M.Si., Ph.D; Ari Hardianto, Ph.D)
Terapi radionuklida tertarget (TRT) dengan pemancar partikel alfa seperti 212Pb memberikan efektivitas tinggi dalam pengobatan kanker karena ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan FFUP20260054 4715 Tersedia -
Perpustakaan Fakultas FarmasiJudul Seri -No. Panggil 4715Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : Jatinangor., 2025 Deskripsi Fisik -Bahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 4715Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek -Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab - -
Terapi radionuklida tertarget (TRT) dengan pemancar partikel alfa seperti 212Pb memberikan efektivitas tinggi dalam pengobatan kanker karena kemampuan ionisasi yang tinggi dan jangkauan radiasi yang pendek. Stabilitas kompleks antara radionuklida dan kelator yang menjadi kunci keberhasilan terap. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kestabilan dan reaktivitas kompleks Pb²⁺ dengan ligan 3p-C-NETA menggunakan pendekatan teoritis Density Functional Theory (DFT) sebagai alternatif terhadap ligan standar DOTA. Metode simulasi dilakukan dengan menggunakan fungsi densitas M06-HF dan basis set 6-311G(d)/SDD dalam fase gas dan pelarut menggunakan model solvasi implisit SMD dan COSMO. Parameter yang dihitung meliputi energi elektronik, E0, dan energi bebas Gibbs, energi solvatasi (ΔGsolv), reaktivitas gap energy HOMO-LUMO, chemical hardness & softness, serta konstanta kestabilan log K₁. Hasil menunjukkan bahwa kompleks Pb[3p-C-NETA] memiliki kestabilan tertinggi di fase gas, tetapi kompleks Pb–DOTA menunjukkan stabilitas yang lebih tinggi dalam pelarut dengan nilai ΔGsolv yang lebih negatif. Nilai log K₁ juga menunjukkan DOTA lebih stabil dalam medium biologis. Pada data reaktivitas, 3p-C-NETA lebih reaktif dengan gap energy HOMO-LUMO yang lebih kecil. Kesimpulannya, 3p-C-NETA memiliki potensi sebagai kelator alternatif dengan reaktivitas tinggi untuk Pb²⁺, tetapi DOTA tetap lebih stabil dalam lingkungan pelarut air. Penelitian ini memberikan dasar teoritis penting bagi pengembangan radiofarmaka berbasis 212Pb dalam terapi kanker.
Kata kunci: 3p-C-NETA, DOTA, Pb²⁺, terapi radionuklida tertarget, DFT
-
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






