
Text
4714- Analisis Hubungan Aktivitas Fisik Terhadap Risiko Penyakit Kardiovaskular Pada Populasi Middle Age dan Lansia di Indonesia Berdasarkan Data Indonesian Family Life Survey-5 (Fairuz Hasanah; Sofa Dewi Alfian, M.K.M., Ph.D; Irma Melyani Puspitasari, M.T., Ph.D)
Penyakit kardiovaskular (CVD) adalah salah satu penyakit tidak menular yang menjadi penyebab kematian utama di dunia. Salah satu faktor risiko yang ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan FFUP20260051 4714 Tersedia -
Perpustakaan Fakultas FarmasiJudul Seri -No. Panggil 4714Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : Jatinangor., 2022 Deskripsi Fisik -Bahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 4714Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek -Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab - -
Penyakit kardiovaskular (CVD) adalah salah satu penyakit tidak menular yang menjadi penyebab kematian utama di dunia. Salah satu faktor risiko yang dikaitkan dengan tingginya kejadian penyakit kardiovaskular adalah aktivitas fisik. Usia yang semakin tua dikaitkan dengan risiko CVD yang semakin tinggi dan aktivitas fisik yang semakin rendah. Akan tetapi, belum banyak penelitian yang dilakukan untuk mengevaluasi hubungan aktivitas fisik dan risiko CVD pada usia middle age. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi hubungan antara aktivitas fisik dengan risiko CVD pada populasi middle age dan lansia di Indonesia yang disesuaikan (adjusted) dengan variabel jenis kelamin, kebiasaan merokok, obesitas, depresi, pola makan, dan gangguan tidur. Kriteria inklusi penelitian ini adalah responden yang berusia ≥45tahun dan memiliki data terkait CVD, aktivitas fisik, serta variabel perancu. Sedangkan, kriteria ekslusinya adalah adanya missing data pada masing-masing variabel. Dari total responden IFLS-5 yang berjumlah 50.000, terdapat 6.467 subjek yang diinklusikan pada middle age dan 2.642 subjek yang diinklusikan pada lansia. Penelitian ini merupakan studi observasional metode cross sectional menggunakan data sekunder Indonesian Family Life Survey-5 yang dianalisis melalui tiga tahapan: analisis univariat, uji chi-square, dan regresi logistik biner. Seluruh analisis dilakukan menggunakan Statistical Product and Service Solutions (SPSS) versi 26. Besarnya hubungan aktivitas fisik terhadap risiko CVD dilihat dari nilai odds ratio (95%CI), baik secara crude (cOR) maupun adjusted (aOR) yang disesuaikan dengan variabel perancu. Hasil penelitian menunjukkan tidak ada hubungan yang signifikan antara aktivitas fisik berat (aOR=0,849 ; 95%CI=0,581-1,241) dan aktivitas fisik sedang (aOR=0,882 ; 95%CI=0,621-1,251) dengan CVD pada populasi middle age (p>0,05) dibandingkan dengan aktivitas fisik ringan. Pada lansia diperoleh hubungan yang signifikan (p -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






