Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

4707- Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Augmented Reality Pada Praktikum Titrasi Bebas Air (George Patrick Devon; Dr. Rimadani Pratiwi, M.Si; Prof. Dr. Aliya Nurhasanah, M.Si; Dr. Mira Suryani, S.Pd., M.Kom)


Praktikum titrasi bebas air konvensional membutuhkan bahan habis pakai dalam jumlah besar sehingga berimplikasi pada tingginya beban biaya praktikum. ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    FFUP202600354707Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Farmasi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    4707
    Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : Jatinangor.,
    Deskripsi Fisik
    -
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    4707
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    -
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Praktikum titrasi bebas air konvensional membutuhkan bahan habis pakai dalam jumlah besar sehingga berimplikasi pada tingginya beban biaya praktikum. Teknologi Augmented Reality (AR) dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran alternatif yang lebih hemat biaya, tanpa menghilangkan pemahaman konseptual yang perlu dikuasai mahasiswa. Aplikasi AR dikembangkan melalui metode Multimedia Development Life Cycle (MDLC) dengan menerapkan AR pelacakan berbasis penanda (marker-based) menggunakan Vuforia SDK dan Unity. Proses evaluasi meliputi analisis minimalisasi biaya, alpha testing dengan metode pengujian black box, beta testing dengan instrumen User Experience Questionnaire Plus (UEQ+) dan evaluasi kualitatif pada 31 mahasiswa farmasi, serta evaluasi pemahaman pengguna melalui pre-test dan post-test. Analisis minimalisasi biaya menunjukkan biaya pengembangan awal aplikasi AR sebesar Rp30.492.992 lebih rendah dibandingkan biaya tahunan praktikum titrasi bebas air konvensional sebesar Rp51.831.593. Alpha testing berhasil memvisualisasikan proses titrasi bebas air dengan 14 dari 15 skenario pengujian berjalan sesuai dengan spesifikasi yang direncanakan. Pada beta testing, seluruh aspek menunjukkan nilai evaluasi positif (>0,8), dengan aspek kebaruan (2,23), kegunaan (2,14), dan nilai (2,02) dari skala 3 menjadi komponen dengan nilai rata-rata tertinggi, serta nilai indikator performa kunci (KPI) sebesar 1,86. Evaluasi pemahaman pengguna menunjukkan peningkatan signifikan (p < 0,001) dari nilai rata-rata pre-test sebesar 59,03 menjadi 95,48 pada post-test. Dengan demikian, aplikasi AR dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran alternatif yang mampu meningkatkan pemahaman konseptual mahasiswa melalui visualisasi proses titrasi bebas air, memberikan pengalaman pengguna yang positif, serta menawarkan biaya yang lebih rendah dibandingkan praktikum konvensional.
    Kata kunci: augmented reality, media pembelajaran, titrasi bebas air, UEQ+
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi