Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

4706- Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Augmented Reality Pada Praktikum Titrasi Kompleksometri (Dzava Prawinsyah Fairus Ismail; Dr. Rimadani Pratiwi, M.Si; Prof. Dr. Aliya Nurhasanah, M.Si; Dr. Mira Suryani, S.Pd., M.Kom)


Pelaksanaan praktikum titrasi kompleksometri secara konvensional memerlukan penggunaan bahan habis pakai dalam jumlah besar yang berkontribusi pada ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    FFUP202600344706Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Farmasi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    4706
    Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : Jatinangor.,
    Deskripsi Fisik
    -
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    4706
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    -
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Pelaksanaan praktikum titrasi kompleksometri secara konvensional memerlukan penggunaan bahan habis pakai dalam jumlah besar yang berkontribusi pada tingginya biaya operasional. Pemanfaatan teknologi augmented reality (AR) berpotensi menjadi media pembelajaran alternatif yang lebih hemat biaya tanpa mengurangi pemahaman konsep titrasi kompleksometri yang harus dikuasai oleh mahasiswa. Aplikasi AR dikembangkan melalui metode Multimedia Development Life Cycle (MDLC) dengan sistem pelacakan berbasis penanda melalui Vuforia SDK dan Unity. Evaluasi yang dilakukan meliputi analisis minimalisasi biaya, alpha testing dengan metode black box, beta testing menggunakan instrumen User Experience Questionnaire Plus (UEQ+) dan evaluasi kualitatif terhadap 31 mahasiswa Program Studi Sarjana Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran, serta pengukuran pemahaman melalui pre-test dan post-test. Hasil analisis minimalisasi biaya menunjukkan bahwa pengembangan awal aplikasi AR sebesar Rp30.492.992 lebih rendah dibandingkan biaya pelaksanaan titrasi kompleksometri konvensional sebesar Rp40.658.223. Pada alpha testing, visualisasi proses titrasi kompleksometri berhasil dijalankan dengan 20 dari 21 skenario sesuai spesifikasi. Beta testing memperlihatkan delapan dari sepuluh aspek memperoleh evaluasi positif (nilai rata-rata >0,8), dengan aspek kegunaan (1,68) dan kebaruan (1,45) dari skala 3 sebagai skor nilai rata-rata tertinggi, serta key performance indicator (KPI) sebesar 1,20. Evaluasi pemahaman pengguna menunjukkan peningkatan signifikan (p < 0,001) dari rata-rata pre-test 70,97 menjadi 99,35 pada post-test. Secara keseluruhan, aplikasi AR titrasi kompleksometri layak dimanfaatkan sebagai media pembelajaran alternatif yang meningkatkan pemahaman konseptual melalui visualisasi titrasi kompleksometri, memberikan pengalaman pengguna yang positif, dan menawarkan beban biaya yang lebih minimal dibandingkan titrasi kompleksometri konvensional.
    Kata kunci: augmented reality, media pembelajaran, titrasi kompleksometri, UEQ+
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi