Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

T351- Formulasi dan Uji Aktivitas Antioksidan Nanoemulsi Ekstrak Kulit Manggis (Garcinia mangostana L.) Menggunakan Minyak Sacha Inchi (Plukenetia volubilis L.) sebagai Pembawa (Nur Aisyah; Prof. Dr. Sriwidodo, M.Si; Patihul Husni, M.Si., Ph.D)


Ekstrak kulit manggis (Garcinia mangostana L.) memiliki aktivitas antioksidan yang tinggi, namun penggunaannya terbatas akibat kelarutan yang rendah ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    FFUP20260022T351Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Farmasi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    T351
    Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : Jatinangor.,
    Deskripsi Fisik
    -
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    T351
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    -
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Ekstrak kulit manggis (Garcinia mangostana L.) memiliki aktivitas antioksidan yang tinggi, namun penggunaannya terbatas akibat kelarutan yang rendah dan stabilitas yang kurang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk memformulasikan nanoemulsi ekstrak kulit manggis dengan minyak sacha inchi (Plukenetia volubilis L.) sebagai fase minyak, serta mengevaluasi karakteristik fisik dan aktivitas antioksidannya. Metode yang digunakan menggunakan homogenisasi tekanan tinggi. Hasil evaluasi organoleptik menunjukkan bahwa seluruh formulasi stabil secara visual, homogen, dan tidak mengalami pemisahan fase. Uji tipe emulsi mengonfirmasi bahwa sistem yang terbentuk termasuk tipe oil-in-water (O/W). Nilai pH berada pada kisaran 5,5-6,2, sedangkan viskositas berkisar 424.437 mPa.s, keduanya sesuai untuk aplikasi oral. Formulasi optimum (HLB 10) menunjukkan ukuran partikel 490,03 ± 32,12 nm, nilai zeta potensial -52,73 ± 0,09 mV, serta efisiensi penjerapan mencapai 89,14 ± 0,19%, mengindikasikan keberhasilan enkapsulasi ekstrak. Analisis morfologi melalui TEM memperlihatkan partikel berbentuk sferis dengan struktur droplet yang jelas. Uji aktivitas antioksidan menggunakan metode DPPH menunjukkan bahwa ekstrak kulit manggis memiliki aktivitas sangat kuat (IC₅₀ 21,68 ppm), sedangkan sediaan nanoemulsi memiliki potensi antioksidan pada kategori kuat dengan nilai IC₅₀ 84,48 ppm). Pengujian pelepasan obat menunjukkan peningkatan kelarutan ekstrak kulit manggis ~13,4 kali lipat dibandingkan dengan serbuk ekstrak kulit manggis saja. Secara keseluruhan, modifikasi sistem pengiriman dengan maemasukkan ekstrak kulit manggis ke dalam nanoemulsi menggunakan minyak sacha inchi sebagawa pembawa mampu mengatasi tantangan kekurangan fisikokimia dari ekstrak kulit manggis sekaligus dapat meningkatkan efektivitas antioksidannya.
    Kata Kunci: Ekstrak Kulit Manggis, Minyak Sacha Inchi, Nanoemulsi, Antioksidan
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi