Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

4696- Formulasi dan Karakterisasi Sediaan Nanosuspensi Ekstrak Bajakah (Spatholobus Littoralis Hassk) Berbasis Polivinil Alkohol (PVA) Sebagai Antioksidan (Lestina Bidawau Badii; Dr. Yedi Herdiana, M.Si; Prof. Nasrul Wathoni, M.Si., Ph.D; Dr. Angga Cipta Narsa, M.Si)


Ekstrak bajakah diketahui memiliki aktivitas sebagai antioksidan dengan cara menetralisir spesies oksigen reaktif (ROS). Namun, salah satu tantangan ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    FFUP202600144696Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Farmasi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    4696
    Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : Jatinangor.,
    Deskripsi Fisik
    -
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    4696
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    -
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Ekstrak bajakah diketahui memiliki aktivitas sebagai antioksidan dengan cara menetralisir spesies oksigen reaktif (ROS). Namun, salah satu tantangan utama dalam penggunaan obat herbal adalah rendahnya bioavailabilitas, di mana sekitar 40% senyawa dari sumber alam memiliki kelarutan yang buruk dalam air. Untuk mengatasi masalah tersebut, teknologi rekayasa partikel nano telah berkembang pesat, salah satunya melalui penerapan nanosuspensi. Penelitian ini bertujuan merumuskan nanosuspensi ekstrak bajakah menggunakan metode nanopresipitasi dengan penambahan polivinil alkohol (PVA) sebagai agen penstabil untuk menghasilkan partikel berukuran nano yang stabil. Proses karakterisasi melibatkan pengukuran ukuran partikel, indeks polidispersitas (PDI), dan potensi zeta guna memastikan ukuran partikel yang sesuai dan kestabilan sediaan. Formulasi terbaik diperoleh dari perbandingan 1:2 antara 0,25 gram ekstrak kasar dan 0,5 gram polivinil alkohol (PVA). Hasil karakterisasi menunjukkan bahwa nanosuspensi memiliki ukuran partikel 142,6 nm, PDI sebesar 0,189, dan potensi zeta sebesar 47,7 mV, yang menandakan kestabilan yang baik. Uji aktivitas antioksidan secara in vitro mengungkapkan bahwa nanosuspensi menunjukkan aktivitas antioksidan yang lebih rendah dibandingkan dengan ekstrak bajakah kasar maupun asam askorbat sebagai pembanding.
    Kata Kunci: Antioksidan, bajakah, bioavailabilitas, nanosuspensi
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi