Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

D87- Aktivitas Antitrombositopenia Ekstrak dan Fraksi Umbi Bawang Dayak (Eleutherine palmifolia (L.) Merr) Secara In Vivo dan Interaksi Molekular Senyawa Secara In Silico (Anita Apriliana; Prof. Dr. Tiana Milanda, M.Si; Prof. Dr. Yasmiwar Susilawati, M.Si; Gofarana Wilar, M.Si., Ph.D)


Trombositopenia ditandai dengan jumlah trombosit yang rendah, menimbulkan tantangan klinis yang signifikan dan dapat disebabkan oleh berbagai ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    FFUP20260013D87Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Farmasi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    D87
    Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : Jatinangor.,
    Deskripsi Fisik
    -
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    D87
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    -
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Trombositopenia ditandai dengan jumlah trombosit yang rendah, menimbulkan tantangan klinis yang signifikan dan dapat disebabkan oleh berbagai etiologi. Studi ini bertujuan menyelidiki efek anti-trombositopenik ekstrak dan fraksi bawang Dayak (Eleutherine palmifolia (L.) Merr) yang diuji secara in vivo pada pada tikus Wistar serta mengetahui propil metabolit yang terdapat di dalam fraksi aktif dan mengetahui senyawa yang berkhasiat sebagai antitrombositopenia secara in silico. Tahapan penelitian meliputi : pengumpulan umbi bawang dayak, determinasi, pengolahan simplisia, karakterisasi simplisia, ekstraksi, karakterisasi ekstrak, skrining fitokimia ekstrak, pengujian ekstrak secara in vivo pada tikus galur Wistar, fraksinasi, skrining fitokimia fraksi n-heksan, etil asetat dan air, pengujian fraksi secara in vivo pada tikus galur wistar, klt fraksi aktif, penetapan kadar fenolik dan flavonoid fraksi aktif, pengujian profil metabolit fraksi aktif dan studi in silico senyawa fraksi aktif umbi bawang dayak.
    Hasil penelitian menunjukkan bahwa umbi yang digunakan adalah umbi bawang dayak (Eleutherine palmifolia L.Merr). Tanaman umbi bawang dayak diperoleh di daerah Tana Paser Kabupaten Grogot Kalimantan Timur diolah menjadi simplisia sebanyak 2120 g. Karakterisasi simplisia meliputi pemerian berupa umbi lapis utuh, berbentuk bulat lonjong, warna merah, berbau khas dan berasa pahit. Fragmen pengenal terdapat epidermis, berkas pengangkut dan sel pati. Susut pengeringan sebesar 10,55 %, abu total 8,5 %, abu tidak larut asam 0,38 %, sari larut air 4,3 % dan sari larut etanol 19%.
    Ekstraksi menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol 95% dan didapatkan rendemen sebesar 11,21 %. Karakterisasi ekstrak pada uji organoleptik berbentuk kental, bau khas rasa pahit dan warna merah tua/merah kecoklatan. Kadar air ekstrak sebesar 10,29%, Abu total 5,89 % dan abu tidak larut asam 0,43 %. Skrining fitokimia ekstrak positif mengandung alkaloid, flavonoid, polifenol dan kuinon.Ekstrak etanol dievaluasi efektivitasnya dalam meningkatkan produksi trombosit. Tikus wistar jantan diberi dosis 100, 200, dan 300 mg/kg, dan jumlah trombosit diukur pada 24, 48, dan 72 jam setelah pemberian. Hasil menunjukkan bahwa dosis 200 dan 300 mg/kg secara signifikan menunjukkan meningkatkan jumlah trombosit seiring waktu.
    Fraksinasi menggunakan metode cair-cair dengan hasil rendemen fraksi n-heksan sebesar 7,558 %, fraksi etil asetat 8,029 % dan fraksi air 30,034 %. Skrining fitokimia fraksi n-heksan positif flavonoid, fraksi etil asetat dan fraksi air positif flavonoid dan polifenol. Pengujian aktivitas antitrombositopenia fraksi secara in vivo, fraksi etil asetat menunjukkan peningkatan paling tinggi dan signifikansi secara statistik pada P = 0,000 pada 24, 48 dan 72 jam pengamatan. Analisis fitokimia mengungkapkan kadar fenolik (318,80 mg GAE/g) dan flavonoid (45,63 mg QE/g) yang substansial dalam fraksi etil asetat.
    Identifikasi profil metabolit menggunakan LC-HRMS terdapat 34 senyawa dan diantaranya yaitu perfluorooctanoic acid (PFOA), ostruthin, resolvin E1, galaxolidone, palmitic acid, 1-stearoylglycerol, 4-ethoxy ethylbenzoate, docosahexaenoic acid (DHA), dan kuersetin.
    Pada studi in silico dilakukan doking molekuler pada 9 senyawa yang memiliki best match tertinggi menggunakan reseptor ID 3UB2, dan didapatkan kuersetin yang memiliki ikatan lebih kecil (-6,9) dibandingkan dengan ligan lainnya. Temuan ini menunjukkan bahwa bawang Dayak memiliki sifat anti-trombositopenik yang menjanjikan, sehingga perlu dieksplorasi lebih lanjut sebagai agen terapeutik untuk mempercepat pemulihan trombosit pada kondisi seperti demam berdarah.
    Kata kunci : Trombositopenia, bawang dayak, Eleutherine palmifolia L.Merr, kuersetin, doking
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi