Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

D85- Identifikasi dan Prediksi Mekanisme Senyawa Aktif Antibakteri Penyebab Infeksi Saluran Pernafasan Atas (ISPA) Serta Optimasi Destilasi Berbantu Gelombang Mikro dari Minyak Atsiri Daun Lintut (Strobilanthes sp.) (Wisnu Cahyo Prabowo; Prof. Dr. Yasmiwar Susilawati, M.Si; Dr. Hadi Kuncoro, M.Farm; Prof. Dr. Sri Agung Fitri Kusuma, M.Si)


Infeksi saluran pernapasan atas (ISPA) menyebabkan sekitar 4 juta kematian di seluruh dunia setiap tahunnya. Masyarakat Dayak Tunjung di Kalimantan ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    FFUP20260010D85Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Farmasi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    D85
    Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : Jatinangor.,
    Deskripsi Fisik
    -
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    D85
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    -
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Infeksi saluran pernapasan atas (ISPA) menyebabkan sekitar 4 juta kematian di seluruh dunia setiap tahunnya. Masyarakat Dayak Tunjung di Kalimantan Timur menggunakan tanaman Lintut, yang diduga termasuk dalam genus Strobilanthes sp., untuk mengobati gangguan pernapasan. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengidentifikasi morfologi dan determinasi tanaman Lintut sebagai spesies baru endemik Kalimantan Timur; 2) menentukan parameter standar simplisia tanaman; 3) menganalisis profil kandungan kimia minyak atsiri dari destilasi uap dan MAHD serta mengisolasi DAN identifikasi senyawa aktifnya; 4) menentukan kondisi optimum MAHD untuk kadar anethol tertinggi dibanding destilasi uap; 5) menentukan aktivitas antibakteri MIC optimum hasil MAHD pada minyak atsiri terhadap Streptococcus pneumoniae ATCC 49619, Klebsiella pneumoniae ATCC BAA-1705 dan Streptococcus pyogenes ATCC 19615; 6) mengidentifikasi mekanisme kerusakan membran sel bakteri secara in vitro pada bakteri yang diperlakukan dengan minyak atsiri dengan senyawa aktif optimum dari daun Strobilanthes sp.; 7) menganalisis interaksi molekuler senyawa aktif terhadap protein S. pyogenes. Metode penelitian diawali dengan pengambilan sampel, budidaya, dan pemanenan tanaman. Penelusuran empirik tanaman dilakukan dengan determinasi pustaka oleh ahli botani, serta pengamatan habitat, morfologi dan mikroskopik. Parameter spesifik dan non-spesifik simplisia serta rendemen minyak atsiri diamati sebagai karakteristik fisik standar tanaman. Isolasi senyawa utama dari minyak atsiri dilakukan menggunakan kromatografi kolom konvensional. Hasil isolasi kemudian identifikasi dengan senyawa standar melalui analisis komparatif menggunakan KLT, GC-MS, dan FTIR. Untuk optimasi destilasi, MAHD digunakan dengan evaluasi parameter seperti jumlah pelarut, waktu ekstraksi, dan daya gelombang mikro. Aktivitas antibakteri serta mekanisme lisis membran bakteri diukur berdasarkan kebocoran intraseluler menggunakan spektrofotometer UV-Vis. Analisis in silico dilakukan untuk memprediksi interaksi anethol dengan protein target bakteri S. pyogenes seperti CsrS, Mga, dan RopB, menggunakan perangkat lunak molecular docking untuk memprediksi binding energy dan binding pose senyawa anethol pada protein-protein tersebut. Hasil penelitian ini telah mengidentifikasi tumbuhan Lintut sebagai spesies baru Strobilanthes sp., dengan minyak atsiri mengandung 33 senyawa volatil dan anethol sebagai senyawa utama, yang berhasil diisolasi dan terkonfirmasi melalui KLT, GC-MS, dan FTIR. Minyak atsiri yang diperoleh dari destilasi uap dan MAHD menunjukkan rendemen hampir sama (0,547% dan 0,548%), dengan kondisi MAHD menghasilkan kandungan anethol tertinggi (17,10%) pada volume 600 mL aquades, waktu 20 menit, dan daya 630 watt. Minyak atsiri menunjukkan aktivitas antibakteri kuat terhadap S. pneumoniae dan K. pneumoniae dengan MIC 250 µg/mL, serta sedang terhadap S. pyogenes dengan MIC 500 µg/mL. Senyawa anethol memiliki MIC 50 µg/mL terhadap S. pyogenes. Uji mekanisme kerusakan membran sel bakteri menunjukkan kebocoran sel dengan rasio absorbansi antara 1,7 hingga 1,8. Analisis mekanisme senyawa anethol secara in silico menunjukkan bahwa terdapat interaksi protein penting pada S. pyogenes, yaitu CsrS, Mga, dan RopB. Interaksi ini berpotensi memengaruhi ekspresi gen dan respons bakteri terhadap kondisi lingkungan maupun stres. Temuan komputasional ini memperkuat hasil uji eksperimental, menunjukkan bahwa anethol dapat memengaruhi struktur dan fungsi sel bakteri pada tingkat molekuler, serta menegaskan potensi terapeutiknya sebagai agen antibakteri dengan prediksi mekanisme sebagai bakterisidal.
    Kata Kunci: Minyak Atsiri, Strobilanthes sp., Destilasi, Gelombang Mikro, ISPA, MIC, Mekanisme Antibakteri
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi