
Text
T345- Optimasi Dekolorisasi dan Deodorisasi Minyak Sacha Inchi (Plukenetia volubilis L.) Dengan Variasi Suhu dan Adsorben Sebagai Bahan Baku Pelembap Kosmetik (Lenny Indriati; Dr. Soraya Ratnawulan Mita, M.Si; Prof. Dr. Sriwidodo, M.Si)
Ketidakseimbangan asam lemak pada kulit berkontribusi terhadap penurunan kelembapan kulit. Minyak sacha inchi (Plukenetia volubilis L.) mengandung ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan FFUP20260008 T345 Tersedia -
Perpustakaan Fakultas FarmasiJudul Seri -No. Panggil T345Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : Jatinangor., 2026 Deskripsi Fisik -Bahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi T345Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek -Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab - -
Ketidakseimbangan asam lemak pada kulit berkontribusi terhadap penurunan kelembapan kulit. Minyak sacha inchi (Plukenetia volubilis L.) mengandung asam lemak esensial, omega-3, omega-6, dan omega-9, sehingga berpotensi sebagai bahan baku pelembap kosmetik. Namun, warna dan bau khas minyak mentah dapat menurunkan penerimaan kosmetik, sehingga diperlukan refining. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengaruh dekolorisasi dan deodorisasi terhadap kualitas minyak sacha inchi. Sepuluh perlakuan dilakukan dengan variasi suhu, adsorben, waktu pengendapan, dan penambahan antioksidan. Evaluasi berupa pemeriksaan karakteristik mutu minyak refined, tingkat kesukaan, aktivitas kelembapan menggunakan skin analyzer EH-900U, stabilitas fisik dan tingkat kesukaan formulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi waktu pengendapan dan antioksidan tidak memberikan pengaruh Sebaliknya variasi suhu dan adsorben berpengaruh pada perubahan warna dan bau. Pada perlakuan 1–6, variasi suhu dan adsorben tidak menghasilkan perbaikan warna dan bau minyak, sedangkan pada perlakuan 7–10 terjadi peningkatan kecerahan warna dan pengurangan bau minyak Perlakuan terbaik pada perlakuan 7 di suhu 180 °C, bleaching earth 5,26%, waktu pengendapan 30 menit, dan vitamin E sebagai antioksidan, menghasilkan minyak lebih cerah dan penurunan bau. Karakteristik mutu minyak refined relatif sama dengan minyak mentah walaupun terjadi kenaikan bilangan peroksida. Terdapat kenaikan tingkat kesukaan panelis dibandingkan minyak mentah dan kelembapan kulit dibandingkan trigliserida kaprilat/kaprat. Formulasi stabil walaupun terjadi penggelapan warna pada minggu ke-8. Tingkat kesukaan formulasi 3, dengan kandungan 30% minyak sacha inchi refined, setara dengan formula kontrol. Kesimpulannya, minyak sacha inchi refined potensial sebagai bahan baku pelembap kosmetik.
Kata kunci: minyak sacha inchi, dekolorisasi, deodorisasi, refining, pelembap kulit
-
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






