Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

4687- Studi Komparasi dan Karakterisasi Sistem Penghantaran Nanopartikel Berbasis Liposom dan Etosom Mengandung Asam Kojat Dipalmitat (Aghnia Hazrina; Patihul Husni, M.Si., Ph.D; Dr. Yoga Windhu Wardhana, M.Si)


Asam Kojat Dipalmitat (AKD) merupakan bahan pencerah kulit yang bekerja sebagai penghambat enzim tirosinase. Untuk mengatasi sifatnya yang sulit ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    FFUP202501804687Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Farmasi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    4687
    Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : Jatinangor.,
    Deskripsi Fisik
    -
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    4687
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    -
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Asam Kojat Dipalmitat (AKD) merupakan bahan pencerah kulit yang bekerja sebagai penghambat enzim tirosinase. Untuk mengatasi sifatnya yang sulit mempenetrasi kulit akibat ukuran partikelnya yang besar (>500 Da), sistem penghantaran berbasis nano berupa liposom dan etosom merupakan alternatif yang menjanjikan penetrasi kulit yang lebih baik dibanding senyawa asalnya. Vesikel berbentuk Liposom dan etosom dalam penelitian ini dibuat dengan metode hidrasi lapis tipis dengan memvariasikan perbandingan lipid soya lesitin terhadap kolesterol sebagai stabilizer. Liposom dan Etosom dikarakterisasi dengan parameter fisikokimia yaitu ukuran partikel, indeks polidispersitas, zeta potensial, dan penentuan nilai efisiensi penjerapan (Entrapment Efficiency). Formula yang terbaik dikarakterisasi lebih lanjut dengan instrumen FTIR dan TEM. Selain itu, pelepasan AKD dipelajari dengan melakukan uji pelepasan menggunakan Sel Difusi Franz selama 5 jam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa formula optimum AKD dalam sistem liposom terdiri dari soya lesitin : kolesterol dengan perbandingan 8 : 2 dan kandungan AKD sebanyak 12,5 mg, sementara sistem optimum etosom terdiri dari soya lesitin : kolesterol dengan perbandingan 8 : 2, kandungan AKD sebanyak 12,5 mg, dan penambahan etanol sebanyak 30%. Data karakterisasi liposom menunjukkan ukuran partikel sebesar 143,7 nm, indeks polidispersitas sebesar 0.282, nilai potensial zeta sebesar -73,6 mV, %EE sebesar 99,86%. Pengamatan morfologi dengan TEM menunjukkan bahwa secara vesikel liposom berbentuk spheris. Sementara itu, data karakterisasi etosom menunjukkan ukuran partikel sebesar 372,7 nm, indeks polidispersitas sebesar 0,497, potensial zeta sebesar -53,5 mV, %EE sebesar 100%, dan dengan morfologi berbentuk spheris. Dengan membanding hasil tersebut diketahui bahwa liposom menghasilkan sistem vesikel yang lebih baik sebab, meskipun stabilitasnya kurang baik (potensial zeta -73,6 mV), tetapi meiliki ukuran partikel yang lebih kecil dan persentase pelepasan AKD lebih tinggi sehingga membuatnya menjadi kandidat sistem penghantaran lebih baik bagi AKD.
    Kata Kunci: Asam Kojat Dipalmitat, Liposom, Etosom
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi