
Text
4678- Analisis Tingkat Praktik, Kesadaran, dan Keyakinan Apoteker Terhadap Pembuangan Obat Tidak Terpakai dan Obat Kedaluwarsa Pada Skala Rumah Tangga di Indonesia (Syifa Fauziah; Sofa Dewi Alfian, M.K.M., Ph.D; Prof. Irma Melyani Puspitasari, M.T., Ph.D)
Obat tidak terpakai dan kedaluwarsa menjadi kekhawatiran global karena menimbulkan dampak yang sangat merugikan terhadap lingkungan, ekonomi dan ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan FFUP20250171 4678 Tersedia -
Perpustakaan Fakultas FarmasiJudul Seri -No. Panggil 4678Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : Jatinangor., 2023 Deskripsi Fisik -Bahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 4678Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek -Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab - -
Obat tidak terpakai dan kedaluwarsa menjadi kekhawatiran global karena menimbulkan dampak yang sangat merugikan terhadap lingkungan, ekonomi dan kesehatan apabila tidak dikelola dengan cara yang tepat sesuai dengan panduan. Pengelolaan limbah obat tidak terpakai dan kedaluwarsa rumah tangga sangat bergantung pada peran apoteker sebagai pemeran utama. Tujuan utama dari riset ini adalah untuk menilai tingkat praktik, kesadaran dan keyakinan apoteker terhadap penanganan obat yang tidak terpakai dan obat kedaluwarsa pada skala rumah tangga di Indonesia. Tujuan sekundernya adalah untuk menganalisis korelasi di antara variabel sosiodemografi apoteker terhadap tingkat praktik, kesadaran dan keyakinan apoteker. Studi cross-sectional berupa survei daring dilakukan dengan menggunakan kuesioner yang valid dan reliabel, yang diadaptasi dari penelitian Alghadeer & Al Arifi di Saudi Arabia serta Abahussain di Kuwait. Responden adalah apoteker yang berada di wilayah Nusantara dan setuju untuk berpartisipasi, direkrut dengan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan dengan kuesioner yang disebarkan Online dengan platform Qualtrics dan diolah menggunakan program SPSS versi 27. Statistic deskriptif digunakan untuk menyajikan frekuensi setiap variabel. Sementara, Analisis korelasi karakteristik sosiodemografi apoteker ditentukan menggunakan uji Cross tabulation atau Chi-kuadrat. Dari 225 apoteker yang berpartisipasi, 70,7% memiliki tingkat praktik yang kurang baik, 78,7% dan 98,2% memiliki kesadaran yang tinggi, serta 67,6% memiliki keyakinan yang kuat. Gender, umur, pendidikan terakhir, dan lamanya masa praktik mempunyai nilai p > 0,05. Dari hasil riset dapat disimpulkan bahwa praktik Apoteker dalam membuang obat tidak terpakai dan obat kedaluwarsa masih kurang. Tetapi, hampir semua apoteker memiliki kesadaran yang tinggi dan keyakinan yang kuat. Berdasarkan nilai p-value yang diperoleh menunjukkan tidak terdapatnya korelasi yang signifikan antara sosiodemografi apoteker dengan praktik, kesadaran, dan keyakinan apoteker.
Kata Kunci: Obat tidak terpakai, Obat kedaluwarsa, Praktik, Kesadaran, Keyakinan, Apoteker
-
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






