Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

D82- Korelasi Tingkat Keparahan Efek Samping Obat Regimen Folfox Dengan Kualitas Hidup Pasien Kanker Kolorektal (Rinto Susilo; Prof. Dr. Ajeng Diantini, MS; Dr. Kiki Lukman, dr., M.Sc., Sp.B(K)BD; Prof. Dr. Dyah A. Perwitasari, M.Si., Ph.D)


Penilaian tingkat keparahan efek samping obat di Indonesia jarang dilakukan. Adanya kejadian efek samping obat (ESO) pada pasien kemoterapi diduga ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    FFUP20250169D82Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Farmasi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    D82
    Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : Jatinangor.,
    Deskripsi Fisik
    -
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    D82
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    -
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Penilaian tingkat keparahan efek samping obat di Indonesia jarang dilakukan. Adanya kejadian efek samping obat (ESO) pada pasien kemoterapi diduga dapat memberikan resiko pada penurunan kualitas hidup. Penelitian ini bertujuan untuk menerjemahkan, melakukan uji coba dan memvalidasi instrumen Hartwig et.al dalam mengukur tingkat keparahan efek samping obat serta untuk mengetahui korelasi tingkat keparahan efek samping obat folinic acid, fluorouracil, dan oxaliplatin (FOLFOX) dengan kualitas hidup pasien kanker kolorektal. Jenis penelitian yang digunakan adalah observasional dengan rancangan studi cross sectional dan pengambilan data secara prospektif tahun 2020-2021 di 3 rumah sakit. Data yang diambil berupa kejadian efek samping obat baik jenis dan jumlahnya, tingkat keparahan efek samping serta tingkat kualitas hidup. Penerjemahan instrumen Hartwig et.al menggunakan prosedur forward backward translation. Uji coba instrument dilakukan terhadap hasil translasi dalam Bahasa Indonesia pada 10 pasien kanker kolorektal oleh 30 tenaga kesehatan. Analisis validitas instrument menggunakan metode Content Validity Ratio (CVR) dan Content Validity Index (CVI), sedangkan untuk uji reliabilitas menggunakan metode Intraclass Coefficient Correlation (ICC). Berdasarkan hasil CVR dan CVI menunjukkan bahwa instrumen tersebut dinyatakan valid. Hasil uji reliabilitas nilai ICC menunjukkan reliabilitas antar penilai dengan derajat reliabilitas baik. Skor kualitas hidup global pasien yang mengalami ESO yaitu 66,26, kualitas hidup fungsional 71,98 dan kualitas hidup gejala 31,29. Korelasi antara tingkat keparahan efek samping obat dengan kualitas hidup semua domain memilik nilai korelasi. Instrumen Hartwig et al berhasil diaplikasikan dalam pengukuran tingkat keparahan efek samping obat kemoterapi pada pasien kanker kolorektal. Tingkat keparahan efek samping obat berkorelasi dengan kualitas hidup pasien.
    Kata Kunci : Translasi Instrumen, Tingkat Keparahan Efek Samping Obat, Folfox, Kanker Kolorektal, Kualitas Hidup
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi