Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

4677- Pendekatan Network Pharmacology dan Geo Database Untuk Identifikasi Mekanisme dan Target Molekuler Serai Wangi (Cymbopogon nardus (L.) Rendle) Pada Pengobatan Malnutrisi (Lulu Alya Setyowati; Dr. Dian Ayu Eka Pitaloka, M.Si; Imam Adi Wicaksono, M.Si)


Malnutrisi kekurangan gizi adalah kurangnya asupan makronutrien dan mikronutrien pada makhluk hidup yang jika dibiarkan dapat berakibat kematian. ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    FFUP202501684677Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Farmasi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    4677
    Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : Jatinangor.,
    Deskripsi Fisik
    -
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    4677
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    -
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Malnutrisi kekurangan gizi adalah kurangnya asupan makronutrien dan mikronutrien pada makhluk hidup yang jika dibiarkan dapat berakibat kematian. Terapi tambahan dibutuhkan untuk mendukung pengobatan konvensional. Minyak atsiri dari tanaman Cymbopogon nardus (serai wangi) menunjukkan potensi sebagai obat malnutrisi dengan penghirupan aromaterapinya yang meningkatkan nafsu makan. Meski demikian, mekanisme molekuler dan target biologis dari minyak serai wangi belum sepenuhnya dipahami. Pendekatan menggunakan GEO database dan network pharmacology dapat memprediksi interaksi kompleks untuk pengembangan terapi malnutrisi yang efektif. Dengan memanfaatkan online database, target molekuler senyawa aktif minyak serai wangi dan DEGs malnutrisi dapat diperoleh dengan mudah. Target molekuler senyawa aktif dan DEGs disatukan dalam diagram Venn menggunakan Venny 2.1 untuk mengetahui common target. Jaringan interaksi protein-protein (PPI) disusun dengan STRING dan Cytoscape 3.10.3. Analisis enrichment GO dan KEGG dilakukan menggunakan ShinyGO 0.80 untuk identifikasi fungsi biologis dan jalur persinyalan kunci dalam pengobatan malnutrisi. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 54 senyawa aktif dari minyak serai wangi yang berpotensi mengobati malnutrisi. Sebanyak 24 target molekuler dari senyawa aktif dan malnutrisi telah teridentifikasi. Mekanisme kerja senyawa aktif dapat diprediksi melalui jalur persinyalan GnRH dan adherens junction, dengan menargetkan gen EGFR, MAPK14, dan MMP2.
    Kata kunci: Bioinformatika, target molekular, minyak atsiri serai wangi
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi