
Text
4675- Isolasi Metabolit Sekunder dari Jamur Endofit Tumbuhan Famili Meliaceae Yang Terdapat di Kebun Raya Bali Serta Aktivitas Antibakterinya (Salsabila Athaya; Ferry Ferdiansyah Sofian, M.Si., Ph.D; Dr. Ellin Febrina, M.Si; Kindi Farabi, M.Si., Ph.D)
Jamur endofit merupakan mikroorganisme yang hidup di dalam jaringan tumbuhan dan diketahui mampu menghasilkan senyawa metabolit sekunder dengan ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan FFUP20250166 4675 Tersedia -
Perpustakaan Fakultas FarmasiJudul Seri -No. Panggil 4675Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : Jatinangor., 2025 Deskripsi Fisik -Bahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 4675Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek -Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab - -
Jamur endofit merupakan mikroorganisme yang hidup di dalam jaringan tumbuhan dan diketahui mampu menghasilkan senyawa metabolit sekunder dengan berbagai aktivitas biologis. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi isolat jamur endofit terpilih (TC-Dg), mengidentifikasi metabolit sekunder dari isolat jamur endofit TC-Dg yang berasal dari tumbuhan famili Meliaceae di Kebun Raya Bali, serta mengevaluasi aktivitas antibakterinya. Tahapan penelitian meliputi fermentasi skala besar dari isolat jamur yang telah terpilih dari pengamatan profil senyawa dengan kode TC-Dg dilanjutkan dengan isolasi senyawa dari jamur terpilih melalui metode partisi pelarut, kromatografi cair vakum, dan kromatografi kolom. Identifikasi struktur senyawa dilakukan dengan analisis spektroskopi resonansi magnetik nuklir (NMR), spektroskopi massa (MS), dan spektroskopi inframerah (FTIR). Dari hasil isolasi, diperoleh 37 isolat jamur endofit. Jamur terpilih, yang diduga merupakan Fusarium oxysporum dari daun Toona ciliata, menghasilkan dua senyawa metabolit sekunder. Isolat Sal-1 teridentifikasi sebagai ergosterol peroksida, dan Isolat Sal-2 diprediksi dari golongan terpenoid. Uji aktivitas antibakteri menunjukkan bahwa kedua senyawa memiliki penghambatan lemah terhadap E. coli dan S. aureus dengan nilai KHM sebesar 1.000 μg/mL.
Kata kunci: Antibakteri, Fusarium oxysporum, Jamur endofit, Meliaceae, Metabolit sekunder.
-
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






