
Text
4673- Faktor-Faktor Yang Memengaruhi Ketidakpatuhan Minum Obat Antihipertensi Pada Pasien Hipertensi Berdasarkan Data Survei Kesehatan Indonesia 2023 (Alicia Christy; Sofa Dewi Alfian, M.K.M., Ph.D; Imam Adi Wicaksono, M.Si)
Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan kronis utama di Indonesia dengan prevalensi sebesar 30,8%. Salah satu tantangan utama dalam ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan FFUP20250164 4673 Tersedia -
Perpustakaan Fakultas FarmasiJudul Seri -No. Panggil 4673Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : Jatinangor., 2025 Deskripsi Fisik -Bahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 4673Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek -Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab - -
Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan kronis utama di Indonesia dengan prevalensi sebesar 30,8%. Salah satu tantangan utama dalam pengelolaan hipertensi adalah ketidakpatuhan pasien dalam mengonsumsi obat antihipertensi konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi ketidakpatuhan minum obat antihipertensi pada pasien hipertensi berdasarkan data Survei Kesehatan Indonesia (SKI) tahun 2023. Penelitian ini dilakukan menggunakan analisis statistik terhadap data sekunder dengan menggunakan uji bivariat (chi-square) dan regresi logistik biner untuk mengevaluasi hubungan antara karakteristik responden dan tingkat kepatuhan. Hasil analisis menunjukkan bahwa 52% pasien hipertensi tidak patuh dalam mengonsumsi obat. Tiga alasan utama ketidakpatuhan adalah merasa sudah sehat (59%), lupa atau malas (21,2%), dan menggunakan obat tradisional (10,7%). Faktor-faktor yang paling berpengaruh terhadap ketidakpatuhan antara lain adalah tidak melakukan kontrol rutin OR = 20,736; 95% CI: 19,651–21,881) dan tidak mengetahui bahwa pengobatan harus dilakukan seumur hidup (OR = 3,098; 95% CI: 2,933-3,273). Hasil ini menunjukkan bahwa edukasi pasien dan keterlibatan aktif dalam kontrol kesehatan memiliki peran penting dalam meningkatkan kepatuhan. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk merancang intervensi yang efektif dalam meningkatkan kepatuhan pengobatan pada pasien hipertensi.
Kata kunci: hipertensi, ketidakpatuhan, faktor risiko, SKI 2023, regresi logistik
-
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






