Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

4668- Pengaruh Fermentasi Lactobacillus bulgaricus Terhadap Aktivitas Antioksidan, Fotoprotektif, dan Inhibisi Tirosinase Ekstrak Temu Mangga (Curcuma mangga Valeton & Zijp) (Muhammad Ilham Djamaluddin; Zelika Mega Ramadhania, M.Si., Ph.D; Prof. Dr. Tiana Milanda, M.Si)


Kerusakan kulit akibat radikal bebas dan sinar UV meningkatkan kebutuhan akan antioksidan dan agen fotoprotektif alami yang relatif lebih aman ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    FFUP202501594668Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Farmasi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    4668
    Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : Jatinangor.,
    Deskripsi Fisik
    -
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    4668
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    -
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Kerusakan kulit akibat radikal bebas dan sinar UV meningkatkan kebutuhan akan antioksidan dan agen fotoprotektif alami yang relatif lebih aman dibandingkan dengan bahan sintetik. Rimpang temu mangga (Curcuma mangga Valeton & Zijp) diketahui mengandung berbagai metabolit sekunder yang berpotensi sebagai agen bioaktif tersebut. Penelitian ini bertujuan menganalisis perubahan kadar fenolik dan flavonoid serta membandingkan aktivitas antioksidan, fotoprotektif, dan inhibisi tirosinase sari dan ekstrak rimpang temu mangga sebelum dan sesudah fermentasi oleh Lactobacillus bulgaricus. Ekstraksi dilakukan dengan maserasi menggunakan pelarut akuades, dilanjutkan dengan fermentasi menggunakan bakteri Lactobacillus bulgaricus yang diinkubasi pada suhu 40oC. Diamati pertumbuhan bakteri melalui pH dan OD600 nya pada jam ke-16, 20, 24, dan 40, diikuti pengukuran kelompok metabolit sekunder secara kuantitatif melalui kadar flavonoid total dan kadar fenol total serta secara kualitatif melalui kromatografi lapis tipis (KLT). Kemudian aktivitas antioksidan diuji dengan metode 1,1-diphenyl-2-picrylhydrazyl (DPPH), fotoprotektif (nilai SPF, persentase transmisi eritema [%Te], persentase transmisi pigmentasi [%Tp]), serta penghambatan tirosinase. Hasil menunjukkan TPC dan TFC meningkat signifikan setelah fermentasi, mencapai hasil tertinggi pada jam ke-20 (TPC 10,847 mgGAE/g; TFC 7,147 mgRE/g). Aktivitas antioksidan (IC50) dan fotoprotektif (nilai SPF, %Te, %Tp) juga meningkat, dengan aktivitas optimal pada jam ke-24 (IC50 DPPH 558,671 µg/mL; nilai SPF 7,144; %Te 0,184; %Tp 0,447). Namun, pada penghambatan tirosinase, ekstrak sebelum dan sesudah fermentasi tidak menunjukkan aktivitas yang berarti. Penelitian ini menunjukkan bahwa fermentasi ekstrak air temu mangga (Curcuma mangga Valeton & Zijp) menggunakan Lactobacillus bulgaricus berpotensi meningkatkan aktivitas antioksidan dan fotoprotektif, sehingga memperkuat potensinya sebagai agen bioaktif alami untuk aplikasi biokosmetik.
    Kata kunci: Antioksidan, Fermentasi, Fotoprotektif, Lactobacillus bulgaricus, Temu mangga, Tirosinase
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi