Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

4666- Dampak Pemaparan Ekstrak Daun Bebuas (Premna serratifolia L.) Terhadap Parameter Makroskopik Organ dan Hematologi Pada Tikus (Khalisa Wahidani Aufhanggi Tanjung; Gofarana Wilar, Ph.D; Prof. Dr. rer. Nat. Muhaimin, S.Pd., M.Si)


Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi potensi toksisitas subkronik ekstrak etanol daun bebuas (Premna serratifolia L.) terhadap parameter ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    FFUP202501574666Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Farmasi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    4666
    Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : Jatinangor.,
    Deskripsi Fisik
    -
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    4666
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    -
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi potensi toksisitas subkronik ekstrak etanol daun bebuas (Premna serratifolia L.) terhadap parameter makroskopik organ, berat badan, dan parameter hematologi pada tikus putih galur Wistar. Hewan uji dibagi ke dalam kelompok kontrol, kelompok perlakuan dengan dosis 250 mg/kgBB, 500 mg/kgBB, dan 1000 mg/kgBB, serta kelompok satelit, dan diberikan perlakuan selama 90 hari. Hasil pemeriksaan makroskopik organ menunjukkan bahwa sebagian besar organ tidak mengalami perubahan yang signifikan secara statistik. Namun, ditemukan indikasi potensi toksik ringan pada organ hati jantan dan betina, serta potensi toksik ringan pada jantung tikus betina khususnya pada kelompok dosis tinggi. Meskipun demikian, belum ditemukan gejala klinis toksik yang jelas, sehingga diperlukan kajian lanjutan untuk mengonfirmasi temuan ini. Pada hasil parameter hematologi (hemoglobin, eritrosit, hematokrit, leukosit, dan trombosit) menunjukkan nilai yang tetap dalam rentang normal dan tidak menunjukkan perbedaan signifikan secara statistik setelah uji lanjut, mengindikasikan bahwa pemberian ekstrak tidak menyebabkan perubahan hematologis yang bersifat toksik. Secara keseluruhan, dapat disimpulkan bahwa ekstrak daun bebuas relatif aman digunakan hingga 90 hari pada dosis yang diuji, terutama dari aspek hematologi, meskipun perlu kehati-hatian terhadap kemungkinan efek toksik pada organ hati dan jantung pada dosis tinggi, serta perlu dilakukan evaluasi lebih lanjut secara histopatologis dan biokimia.
    Kata Kunci: Premna serratifolia L., toksisitas subkronik, parameter makroskopik organ, berat badan, hematologi, tikus Wistar
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi