
Text
D81- Identifikasi Senyawa Berpotensi Antiproliferasi dari Batang Bajakah Tampala (Uncaria lanosa var. ferrea (Blume) Ridsdale) Terhadap Sel MCF-7 dan Studi Mekanisme Apoptosis Melalui Pendekatan In Silico (Mashuri Yusuf; Prof. Dr. rer. nat. Muhaimin, M.Si; Riezki Amalia, M.Si., Ph.D; Dr. Yoppi Iskandar, M.Si)
Kanker payudara merupakan penyebab utama kematian pada wanita secara global, yang kerap kali dipersulit oleh munculnya resistensi terhadap agen ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan FFUP20250132 D81 Tersedia -
Perpustakaan Fakultas FarmasiJudul Seri -No. Panggil D81Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : Jatinangor., 2025 Deskripsi Fisik -Bahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi D81Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek -Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab - -
Kanker payudara merupakan penyebab utama kematian pada wanita secara global, yang kerap kali dipersulit oleh munculnya resistensi terhadap agen kemoterapi konvensional. Eksplorasi senyawa bioaktif dari tanaman endemik Indonesia seperti Uncaria lanosa var. ferrea (Blume) Ridsdale (Bajakah tampala) masih relatif terbatas, meskipun memiliki potensi farmakologis yang signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi aktivitas sitotoksik dan mekanisme apoptosis fraksi aktif dari ekstrak batang Bajakah tampala terhadap lini sel kanker payudara MCF- 7 melalui pendekatan in vitro dan in silico. Ekstrak etanol difraksinasi secara bertingkat menggunakan pelarut n-heksan, etil asetat, dan air, diikuti dengan proses subfraksinasi dan isolasi senyawa aktif menggunakan kromatografi cair vakum (KCV), kromatografi gravitasi, serta kromatografi radial untuk pemurnian lebih lanjut. Evaluasi toksisitas dan selektivitas dilakukan dengan dua pendekatan, yaitu uji sitotoksisitas menggunakan lini sel dan uji toksisitas menggunakan metode Brine Shrimp Lethality Test (BSLT). Profil metabolit dianalisis menggunakan Liquid Chromatography High Resolution Mass Spectrometry/Mass Spectrometry (LC- HRMS/MS), sedangkan identifikasi struktur senyawa aktif dilakukan melalui spektroskopi ¹H-NMR, ¹³C-NMR, dan LC-MS. Analisis penambatan molekular digunakan untuk mengevaluasi interaksi molekuler dan untuk menentukan afinitas senyawa teridentifikasi terhadap protein regulator apoptosis, yakni Caspase-3, Bax, dan Bcl-2. Hasil menunjukkan bahwa fraksi n-heksan memiliki aktivitas sitotoksik paling poten terhadap sel MCF-7 dengan nilai IC₅₀ sebesar 62,91 µg/mL. Tiga senyawa utama yang berhasil diisolasi β-sitosterol, asam ursolat, dan skopoletin menunjukkan afinitas ikatan yang tinggi (nilai binding affinity < -4,0 kkal/mol) terhadap target protein yang terlibat dalam jalur apoptosis, mengindikasikan kemampuan induksi apoptosis melalui jalur intrinsik. Penelitian ini merupakan studi pertama yang berhasil mengisolasi dan mengidentifikasi β-sitosterol, asam ursolat, dan skopoletin dari spesies Uncaria lanosa var. ferrea (Blume) Ridsdale, serta mengevaluasi potensi proapoptotiknya terhadap sel kanker payudara melalui pendekatan in silico. Disimpulkan bahwa batang Bajakah tampala memiliki aktivitas antiproliferasi alami yaitu β-sitosterol, asam ursolat, dan skopoletin yang memiliki potensi apoptosis terhadap sel kanker MCF-7 dengan mekanisme yang berbeda. Studi lanjutan berbasis in vitro untuk mengelusidasi mekanisme, in vivo, dan uji farmakodinamika diperlukan untuk validasi aktivitas biologis senyawa murni secara lebih komprehensif.
Kata kunci: U.lanosa, β-sitosterol, asam ursolat, caspase-3, skopoletin -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






