
Text
T337- Pengembangan Sistem Vesikular Transfersom dan Transetosom Asam Kojat Dipalmitat dan Uji Aktivitas Pencerah Kulit Secara In Vitro (Widayanti Supraba; Prof. Dr. rer. nat. Anis Yohana C., M.Si; Patihul Husni, M.Si., Ph.D)
Perubahan terminologi dari “whitening” menjadi “lightening” dalam industri kosmetik mencerminkan kesadaran global terhadap keamanan dan etika ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan FFUP20250126 T337 Tersedia -
Perpustakaan Fakultas FarmasiJudul Seri -No. Panggil T337Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : Jatinangor., 2025 Deskripsi Fisik -Bahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi T337Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek -Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab - -
Perubahan terminologi dari “whitening” menjadi “lightening” dalam industri kosmetik mencerminkan kesadaran global terhadap keamanan dan etika penggunaan bahan pencerah kulit. Asam kojat dipalmitat (AKD), turunan stabil dari asam kojat, memiliki potensi sebagai agen pencerah kulit yang aman, namun memiliki keterbatasan penetrasi kulit akibat ukuran molekul yang besar. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem penghantaran berbasis vesikel transfersom dan transetosom untuk meningkatkan efektivitas AKD, menggunakan metode hidrasi lapis tipis. Formula optimum transfersom (TF-02) terdiri dari soya lesitin:kolesterol (80:20 mg), tween 80 sebanyak 20 mg, dan AKD 25 mg, dengan karakteristik ukuran partikel 164,0 nm; PDI 0,388; zeta potensial -41,7 mV, dan efisiensi penjebakan (%EE) 79,83%. Formula optimum transetosom (TE-10) mengandung soya lesitin:kolesterol (70:30 mg), tween 80 sebanyak 80 mg, AKD 12,5 mg, dan etanol 20%, dengan ukuran partikel 257,1 nm, PDI 0,409, zeta potensial -51,9 mV, dan %EE 71,88%. Uji stabilitas menunjukkan suhu 4–8°C dan suhu ruang stabil untuk kedua sistem. Uji pelepasan selama 5 jam menunjukkan %release TE-10 (61,93%) lebih tinggi dibandingkan TF-02 (28,19%). Uji aktivitas anti-tirosinase menunjukkan nilai IC50 TE-10 sebesar 0,417 mg/mL dan TF-02 sebesar 1,031 mg/mL. Hasil ini membuktikan bahwa sistem transetosom lebih efektif dalam penghantaran AKD sebagai agen pencerah kulit.
Kata kunci: Asam kojat dipalmitat, transfersom, transetosom, hidrasi lapis tipis, pencerah kulit, anti-tirosinase
-
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






