Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

4652- Isolasi Metabolit Sekunder dari Jamur Endofit Tumbuhan Famili Meliaceae Yang Terdapat di Arboretum Unpad Serta Aktivitas Antibakterinya (Ahda Salsabila Izzaturrahmi; Ferry Ferdiansyah Sofian, M.Si., Ph.D; Dr. Ellin Febrina, M.Si; Kindi Farabi, M.Si., Ph.D)


Jamur endofit merupakan mikroorgnaisme yang hidup di dalam jaringan tumbuhan. Beberapa tahun kebelakang telah diteliti bahwa senyawa metabolit ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    FFUP202501254652Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Farmasi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    4652
    Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : Jatinangor.,
    Deskripsi Fisik
    -
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    4652
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    -
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Jamur endofit merupakan mikroorgnaisme yang hidup di dalam jaringan tumbuhan. Beberapa tahun kebelakang telah diteliti bahwa senyawa metabolit sekunder yang dihasilkan oleh jamur endofit memiliki berbagai aktivitas. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan isolasi senyawa metabolit sekunder dari jamur endofit tumbuhan famili Meliaceae yang terdapat di Arboretum UNPAD. Tahapan isolasi diawali dengan isolasi jamur endofit dan skrining kandungan senyawa metabolit sekundernya menggunakan metode kromatografi lapis tipis. Jamur terpilih diisolasi metabolit sekundernya dengan metode partisi, kromatografi kolom, dan kromatografi lapis tipis preparatif. Senyawa metabolit sekunder yang telah berhasil diisolasi diidentifikasi mengunakan 1H-NMR, spektrofotometri UV-Vis, dan spektrofotometri FT-IR. Hasil isolasi jamur endofit didapatkan 60 isolat jamur dari 5 tumbuhan yang terdapat di Arboretum UNPAD, yaitu Azadirachta indica, Khaya senegalensis, Swietenia mahagoni, Swietenia macrophylla, dan Toona sinensis. Jamur tepilih merupakan jamur endofit dari daun Toona sureni yang diduga merupakan jamur Aspergillus niger. Sebanyak 4 senyawa metabolit sekunder berhasil diisolasi dari jamur terpilih, dengan isolat 1 yang diprediksi dari golongan poliketida serta isolat 2, 3, dan 4 yang diduga senyawa analognya. Senyawa yang berhasil diisolasi diuji aktivitas antibakterinya terhadap bakteri E. coli dan S. aureus dengan menentukan nilai konsentrasi hambat minimum. Hasil menunjukkan bahwa isolat 1 dan 4 memiliki penghambatan lemah terhadap bakteri S. aureus dan E.coli dengan nilai MIC 1.000 μg/mL, sedangkan isolat 2 dan 3 tidak memiliki aktivitas antibakteri.
    Kata kunci: Antibakteri, Isolasi, Jamur Endofit, Meliaceae
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi