
Text
4639- Pengaruh Brazilin Terhadap Level Ekspresi ACO1 dan HMOX1 Pada Lini Sel Kanker Payudara MCF7 dan MDA-MB-231 (Citra Dewi Puspitasari; Riezki Amalia, M.S., Ph.D; Imam Adi Wicaksono, M.Si)
Kanker payudara merupakan penyakit multifaktorial dengan insidensi yang tinggi di dunia dan pemilihan agen terapi yang tidak tepat berkorelasi dengan ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan FFUP20250110 4639 Tersedia -
Perpustakaan Fakultas FarmasiJudul Seri -No. Panggil 4639Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : Jatinangor., 2025 Deskripsi Fisik -Bahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 4639Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek -Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab - -
Kanker payudara merupakan penyakit multifaktorial dengan insidensi yang tinggi di dunia dan pemilihan agen terapi yang tidak tepat berkorelasi dengan kegagalan pengobatan. Berbagai penelitian menyatakan bahwa brazilin, sebagai salah satu senyawa bahan alam dari Caesalpinia sappan diketahui memiliki potensi sebagai antikanker sekaligus kelator besi. Besi diperlukan untuk inisiasi, pertumbuhan, dan perkembangan sel kanker sehingga besi dapat menjadi mutagen penyebab kanker. Homeostasis besi tingkat seluler diregulasi oleh Iron Regulatory Protein 1 (ACO1) dan enzim Heme Oksigenase 1 (HMOX1) yang berperan melindungi sel dari stres oksidatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh brazilin terhadap level ekspresi terkait homeostasis besi, yaitu ACO1 dan HMOX1 pada lini sel kanker payudara MCF7 yang merupakan subtipe luminal A dan MDA-MB-231 yang merupakan bentuk yang lebih agresif yaitu subtipe triple negative. Sel diberikan perlakuan dengan medium minimum besi dengan holo- dan apo-transferin dan kelator besi, yaitu brazilin dan kontrol positif obat deferiprone. Kuantifikasi ekspresi gen dilakukan dengan menggunakan metode qRT-PCR. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa brazilin sebagai kelator besi dapat memodulasi ekspresi gen ACO1 dan HMOX1 secara signifikan pada kedua lini sel terutama pada kondisi apo-transferin yang merupakan gambaran kondisi defisiensi besi. Peningkatan ekspresi gen ACO1 pada lini sel MCF7 dan MDA-MB-231 menunjukkan respon Iron Regulatory Protein 1 terhadap kondisi defisiensi besi intraseluler. Sementara, peningkatan ekspresi HMOX1 terjadi pada lini sel MCF7 dan penurunan ekspresi terjadi pada lini sel MDA-MB-231 yang mengindikasikan kemungkinan kegagalan respon adaptif kanker payudara subtipe TNBC terhadap kondisi defisiensi besi. Temuan awal ini dapat mendukung penelitian mekanisme brazilin melalui jalur metabolisme besi pada kanker payudara.
Kata kunci : brazilin, kelasi besi, ACO1, HMOX1, MCF7, MDA-MB-231
-
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






