Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

4634- Pengaruh Sensitivitas Cisplatin Pada Lini Sel Kanker Payudara MDA-MB-231 Terhadap Ekspresi Gen ZEB1, SNAI1, dan TWIST 1 (Elvian; Riezki Amalia, M.S., Ph.D; Dr. Dika Pramita Destiani, M.Farm)


Kanker payudara Triple Negative (Triple Negative Breast Cancer, TNBC) merupakan subtipe kanker payudara yang agresif dan tidak mengekspresikan ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    FFUP202501054634Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Farmasi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    4634
    Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : Jatinangor.,
    Deskripsi Fisik
    -
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    4634
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    -
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Kanker payudara Triple Negative (Triple Negative Breast Cancer, TNBC) merupakan subtipe kanker payudara yang agresif dan tidak mengekspresikan reseptor estrogen, progesteron, maupun HER2. Hal ini menyebabkan pilihan terapi yang terbatas dan prognosis yang buruk. Salah satu tantangan dalam pengobatan TNBC adalah resistensi terhadap agen kemoterapi. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa transisi epitel ke mesenkim (Epithelial-Mesenchymal Transition, EMT) berperan penting dalam proses invasi dan resistensi sel kanker, yang dimediasi oleh aktivasi jalur persinyalan TGF-β. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh sensitivitas terhadap cisplatin pada lini sel TNBC MDA-MB-231 terhadap ekspresi gen ZEB1, SNAI1, dan TWIST1 yang merupakan target gen pensinyalan TGF-β dan berperan pada proses EMT. Pada penelitian ini, IC50 cisplatin ditentukan terlebih dahulu, kemudian sel diberi perlakuan empat siklus cisplatin pada konsentrasi IC20. Pada setiap siklus, IC50 ditentukan untuk menilai sensitifitas cisplatin. RNA total tiap siklus diisolasi dan dianalisis menggunakan metode RT-qPCR. Ekspresi relatif ZEB1, SNAI1, dan TWIST1 dikuantifikasi dengan metode 2-ΔΔCt menggunakan ACTB sebagai gen referensi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan nilai IC50 setelah empat siklus perlakuan yang mengindikasikan penurunan sensitifitas sel terhadap cisplatin. Analisis ekspresi menunjukkan peningkatan signifikan ekspresi ZEB1, SNAI1, dan TWIST1 pada siklus kedua. Ketiga gen ini merupakan faktor transkripsi utama dalam proses EMT yang diinduksi oleh persinyalan TGF-β. Hal ini menunjukkan bahwa aktivasi jalur TGF-β dan EMT berkontribusi terhadap mekanisme resistensi sel kanker terhadap cisplatin. Namun, penelitian lebih dalam, menggunakan lebih banyak target gen diperlukan untuk mengkonfirmasi mekanisme ini.
    Kata kunci: TNBC, EMT, cisplatin, resistensi
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi