Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

4632- Pengaruh Induksi rhTGF-β3 Terhadap Level Ekspresi TGFB1, COL1Ai, dan T1MP1 Pada Lini Sel Kondrosit Manusia C20A4 (Hanna Salwa Ridwan; Riezki Amalia, M.S., Ph.D; Imam Adi Wicaksono, M.Si)


Kartilago artikular merupakan jaringan yang tidak memiliki pembuluh darah, limfatik, atau saraf. Ligan TGF-β pada kartilago artikular berpartisipasi ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    FFUP202501034632Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Farmasi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    4632
    Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : Jatinangor.,
    Deskripsi Fisik
    -
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    4632
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    -
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Kartilago artikular merupakan jaringan yang tidak memiliki pembuluh darah, limfatik, atau saraf. Ligan TGF-β pada kartilago artikular berpartisipasi dalam homeostasis kartilago melalui jalur dependen-Smad yang mengatur ekspresi gen profibrotik. Umumnya, ligan TGF-β1 dan ligan TGF-β2 ditemukan pada beberapa jaringan mamalia. Penelitian terbaru tentang ligan TGF-β3 mulai banyak diteliti, terutama pada perannya dalam homeostasis jaringan kartilago. Penelitian ini dilakukan uji pengaruh induksi recombinant human TGF-β3 (rhTGF-β3) pada lini sel kondrosit manusia C20A4 secara in vitro terhadap gen TGFB1, COL1A1, dan TIMP1 dengan ACTB sebagai gen referensi dan dibandingkan dengan induksi rhTGF-β1. Uji kuantifikasi ekspresi menggunakan real-time PCR dengan konsentrasi ligan 2.5, 5, dan 10 ng/mL. Data tersebut dianalisis menggunakan aplikasi GraphPad Prism 10.0.2. Dengan distribusi yang normal, maka uji t-test dan ANOVA digunakan untuk analisis lebih lanjut. Hasil perbandingan t-test antara sampel terinduksi dan kontrol menunjukkan bahwa ekspresi gen TGFB1 dan COL1A1 meningkat signifikan pada ketiga konsentrasi rhTGF-β3, sementara ekspresi TIMP1 menurun signifikan pada konsentrasi 2.5 ng/mL dan 10 ng/mL. Sebaliknya, induksi dengan rhTGF-β1 menunjukkan penurunan ekspresi ketiga gen. Hasil perbandingan ANOVA antara rhTGF-β3 dan rhTGF-β1 menunjukkan bahwa rhTGF-β3 meningkat signifikan pada ekspresi gen TGFB1, COL1A1, dan TIMP1. Induksi rhTGF-β3 (2.5, 5, dan 10 ng/mL) secara signifikan mempengaruhi ekspresi gen TGFB1, COL1A1, dan TIMP1 dengan fibrosis dan homeostasis matriks ekstraseluler. Selain itu, induksi rhTGF-β3 mempengaruhi ekspresi gen profibrotik melalui jalur pensinyalan dependen-Smad dibandingkan dengan rhTGF-β1. Kedua hal tersebut menunjukkan potensi rhTGF-β3 sebagai agen terapeutik dalam perbaikan jaringan kartilago dan homeostasis matriks ekstraseluler.
    Kata Kunci: kartilago artikular, rhTGF-β3, ekspresi gen, TGFB1, COL1A1, TIMP1
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi