
Text
4626- Aktivitas Penghambatan Alfa Glukosidase Ekstrak Herba Kumis Kucing (Orthosiphon aristatus (Blume) Miq.) (Tarisa Dzakwan Nurulyana Adhani; Raden Maya Febriyanti, M.Farm., Ph.D; Raden Bayu Indradi, M.Si)
Prevalensi DM di Indonesia menempati urutan ketujuh tertinggi di dunia, mewakili satu-satunya negara di Asia Tenggara yang berkontribusi besar ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan FFUP20250094 4626 Tersedia -
Perpustakaan Fakultas FarmasiJudul Seri -No. Panggil 4626Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : Jatinangor., 2024 Deskripsi Fisik -Bahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 4626Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek -Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab - -
Prevalensi DM di Indonesia menempati urutan ketujuh tertinggi di dunia, mewakili satu-satunya negara di Asia Tenggara yang berkontribusi besar terhadap prevalensi kasus DM dunia. Provinsi Jawa Barat berada pada peringkat ke-18 kasus DM dengan prevalensi 1,8% dari total populasi. Tumbuhan obat menjadi salah satu pilihan pengobatan DM. Salah satu tanaman yang digunakan yaitu Orthosiphon aristatus (Blume) Miq. yang diketahui kandungan flavonoid dan fenolnya berpotensi menghambat aktivitas α-glukosidase. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui berapa persentase nilai inhibisi ekstrak terhadap aktivitas enzim α-glukosidase serta berapa kadar flavonoid dan fenol total yang terkandung dalam herba kumis kucing. Penelitian ini diawali dengan pengumpulan bahan dan determinasi tumbuhan, preparasi sampel, ekstraksi, pengamatan makroskopis dan mikroskopis, uji organoleptik, pemeriksaan kandungan flavonoid dan fenol dengan KLT, uji kadar flavonoid dan fenol total, serta uji aktivitas antidiabetes in vitro dengan metode pengujian aktivitas penghambatan α-glukosidase. Berdasarkan uji aktivitas penghambatan enzim α-glukosidase, persen inhibisi ekstrak etanol herba kumis kucing pada konsentrasi 62,5; 125; dan 250 μg/ml berturut-turut adalah 4,31%; 4,84%, dan 5,13%. Kadar flavonoid total pada ekstrak etanol herba kumis kucing yaitu 2,644 ± 0,079 mgQE/gram ekstrak dan kadar fenol total pada ekstrak etanol herba kumis kucing yaitu 22,278 ± 0,457 mgGAE/gram ekstrak. Peningkatan konsentrasi larutan uji seiring dengan meningkatnya persen inhibisi enzim dan kadar flavonoid dan fenol total.
Kata kunci: α-glukosidase, kadar fenol total, kadar flavonoid total, kumis kucing, uji aktivitas antidiabetes
-
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






