
Text
T334- Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kepatuhan Pengobatan Pada Ibu Hamil di Salah Satu Rumah Sakit di Kota Bandung (Restika Eria Putri; Sofa Dewi Alfian, S.Farm., M.K.M., Ph.D; Neily Zakiyah, M.Sc., Ph.D; Falerina Puspita, M.Farm)
Latar belakang : Ketidakpatuhan pada pengobatan pada saat kehamilan merupakan hal yang umum terjadi, karena ibu hamil seringkali memiliki ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan FFUP20250088 T334 Tersedia -
Perpustakaan Fakultas FarmasiJudul Seri -No. Panggil T334Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : Jatinangor., 2025 Deskripsi Fisik -Bahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi T334Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek -Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab - -
Latar belakang : Ketidakpatuhan pada pengobatan pada saat kehamilan merupakan hal yang umum terjadi, karena ibu hamil seringkali memiliki kekhawatiran tentang keamanan obat yang di konsumsi.
Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan Tingkat kepatuhan pengobatan ibu hamil pada seluruh obat yang dikonsumsi serta menganalisis faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi kepatuhan pengobatan pada ibu hamil.
Metode : Penelitian ini merupakan studi observasional cross-sectional pada ibu hamil di salah satu rumah sakit di Kota Bandung yang menggunakan setidaknya satu jenis obat dalam satu bulan terakhir. Kuesioner MARS-5, BMQ, dan Medication Knowledge Questionnaire digunakan untuk mengukur kepatuhan pengobatan, medication beliefs, dan pengetahuan tentang obat. Analisis statistik
dilakukan dengan uji chi-square dan uji Mann-Whitney untuk mengetahui perbedaan antara faktor karakteristik responden, pengetahuan tentang obat, dan medication beliefs terhadap kepatuhan pengobatan. Analisis regresi logistic dilakukan pada faktor yang berpotensi mempengaruhi kepatuhan pengobatan.
Hasil : Dari 235 ibu hamil, tingkat kepatuhan pada tiap kategori obat adalah sebagai berikut: 60,5% untuk kelompok suplemen kehamilan dan obat hormonal, 53,8% untuk kelompok obat kronis, 100% untuk kelompok antibiotik, dan 46,2% untuk kelompok obat simptomatik. Jumlah sampel yang sedikit (5 responden) menyebabkan kepatuhan yang baik pada kelompok antibiotik. Faktor yang mempengaruhi kepatuhan pada suplemen kehamilan dan obat hormonal adalah persepsi negatif (OR 2,42, 95% CI 1,09-5,33) dan BMQ-harm (OR 1,20, 95% CI 1,02-1,40). Faktor yang mempengaruhi kepatuhan pada obat kronis adalah persepsi negatif (OR 5,16, 95% CI 1,44-18,41). Faktor yang mempengaruhi kepatuhan pada obat simptomatik adalah multigravida (23.92, 95% CI 1.08-530.55) dan mengonsumsi lebih dari dua jenis obat (OR 29.55, 95% CI 1.06-825.08).
Kesimpulan : Kepatuhan pengobatan pada ibu hamil, khususnya terhadap obat kronis masih rendah, sehingga diperlukan intervensi untuk memperbaikinya. Faktor utama yang mempengaruhi kepatuhan pengobatan adalah persepsi negatif terhadap obat yang digunakan. Konseling khusus tentang penggunaan obat selama kehamilan diperlukan untuk meluruskan kesalahpahaman pada ibu hamil dan meningkatkan kepatuhan pengobatan selama kehamilan.
Kata Kunci : Kepatuhan pengobatan; Ibu hamil; Medication beliefs; Farmakoterapi
-
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






