
Text
T333- Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Self-Care Behavior Pada Pasien Dengan Penyakit Ginjal Kronik di Salah Satu Rumah Sakit di Kota Bandung (Mella Riski; Sofa Dewi Alfian, S.Farm., M.K.M., Ph.D; Prof. Irma Melyani Puspitasari, M.T., Ph.D; Cherry Rahayu, M.KM)
Penyakit ginjal kronis (PGK) merupakan masalah kesehatan global yang berkaitan dengan risiko kardiovaskular, tingginya angka morbiditas dan ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan FFUP20250087 T333 Tersedia -
Perpustakaan Fakultas FarmasiJudul Seri -No. Panggil T333Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : Jatinangor., 2025 Deskripsi Fisik -Bahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi T333Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek -Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab - -
Penyakit ginjal kronis (PGK) merupakan masalah kesehatan global yang berkaitan dengan risiko kardiovaskular, tingginya angka morbiditas dan mortalitas, penurunan kualitas hidup serta tingginya biaya pengobatan. Self-care behavior (SCB) menjadi satu cara dalam mengelola dan mengurangi dampak buruk terkait PGK. Identifikasi faktor yang mempengaruhi SCB pada pasien PGK dapat meningkatkan hasil klinis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis prevalensi, skor SCB dan faktor-faktor yang berhubungan dengan SCB pada pasien PGK. Pengambilan data dilakukan pada 110 pasien PGK stage 3–5 di RS Dr. Hasan Sadikin Bandung pada bulan September hingga November 2024. Penilaian SCB dilakukan menggunakan kuesioner perawatan diri yang terdiri dari 16 item dengan rentang skor 16–80. Skor yang lebih tinggi menunjukkan SCB yang lebih baik. Variabel bebas terdiri dari health literacy (HL), disease knowledge (DK), usia, jenis kelamin, status pernikahan, pendidikan, penghasilan, pekerjaan, penyakit penyerta, body mass index (BMI), tekanan darah, status dialisis, durasi dialisis, jenis obat, rute pemberian obat, dan jumlah obat. Analisis faktor terkait SCB dilakukan dengan menggunakan regresi linier multivariat. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa prevalensi pasien PGK stage 3 – 5 di RS Dr. Hasan Sadikin Bandung sebesar 0,28 %. Skor total SCB pasien dengan PGK bervariasi dengan rata-rata skor sebesar 57,5 ± 8,94 (range: 16 – 80). Faktor-faktor yang berhubungan dengan total SCB secara signifikan yaitu DK yang tinggi (β = 7,992; p = 0,003), jenis kelamin perempuan (β = 4,235; p = 0,012) dan penghasilan ≥ UMR (β = 4,946; p = 0,029). Beberapa faktor dapat mempengaruhi SCB pasien dengan PGK. Faktor yang secara signifikan berhubungan dengan SCB yaitu DK, jenis kelamin dan penghasilan. Hasil ini dapat berguna bagi penyedia layanan kesehatan untuk meningkatkan SCB pasien melalui edukasi dan konseling terkait SCB dengan mempertimbangkan karakteristik pasien.
Kata kunci: Penyakit ginjal kronik, faktor, self-care behavior
-
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






