Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

4612- Pemanfaatan Pigmen Betalain dari BIT Merah (Beta vulgaris L.) Sebagai Reagen Alami Untuk Analisis Logam Dalam Sampel Air (Diflaa Kayla Nisrina; Dr. Rimadani Pratiwi, M.Si; Dr. Ade Zuhrotun, M.Si)


Metode analisis logam yang umum digunakan bersifat potensial, sensitif, dan multifungsi, namun penggunaannya terkendala waktu analisis yang lama, ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    FFUP202500774612Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Farmasi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    4612
    Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : Jatinangor.,
    Deskripsi Fisik
    -
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    4612
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    -
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Metode analisis logam yang umum digunakan bersifat potensial, sensitif, dan multifungsi, namun penggunaannya terkendala waktu analisis yang lama, prosedur rumit, reagen mahal, serta penggunaan peralatan canggih. Hal ini mendorong pengembangan alternatif yang lebih efisien dan ramah lingkungan. Penelitian ini mengeksplorasi pigmen betalain dari bit merah (Beta vulgaris L.) sebagai reagen alami dalam analisis logam (kolorimetri) dengan spektrofotometri UV-Vis, sesuai prinsip Green Analytical Chemistry. Bit merah diekstraksi dengan metode Ultrasonic Assisted Extraction (UAE) menggunakan etanol 30%, difraksinasi menggunakan kromatografi cair vakum, serta dikarakterisasi menggunakan kromatografi lapis tipis dan spektrofotometri UV-Vis, menghasilkan fraksi A (betasianin) dan fraksi C (betaxantin). Skrining selektivitas logam dilakukan terhadap 13 ion logam (Fe³⁺, Cu²⁺, Ni²⁺, Zn²⁺, Pb²⁺, Al³⁺, Cr³⁺, Mn²⁺, Co²⁺, Mg²⁺, Ba²⁺, Cd²⁺, Ca²⁺) pada berbagai pH menunjukkan respon selektif terhadap logam Fe dan Cu. Fraksi A pada pH 4 berubah dari merah menjadi oranye (Cu) dan kuning (Fe), sedangkan fraksi C pada pH 11 berubah dari kuning ke biru (Cu) dan kuning (Fe). Nilai batas deteksi dan batas kuantifikasi untuk Cu adalah 0,0968 dan 0,3228 mg/L (fraksi A), serta 0,0771 dan 0,2568 mg/L (fraksi C). Untuk Fe, masing-masing sebesar 0,1098 dan 0,3660 mg/L (fraksi A), serta 0,0850 dan 0,2833 mg/L (fraksi C). Hasil ini menunjukkan potensi betalain sebagai reagen kolorimetri alami, meskipun masih diperlukan optimasi lebih lanjut.
    Kata kunci : Betasianin, betaxantin, bit merah, logam, kolorimetri
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi