Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

4599- Uji Aktivitas Antidiabetes Kombinasi Kelopak Bunga Rosella (Hibiscus sabdariffa Linn.) dan Daun Stevia (Stevia rebaudiana B.) Pada Tikus Putih Jantan Yan Diinduksi Streptozotocin (Daffa Anjabtsawa; Raden Maya Febriyanti, M.Farm., Ph.D; Prof. Dr. Ajeng Diantini, M.Si)


Diabetes Melitus (DM) adalah kondisi jangka panjang yang mempengaruhi jutaan orang di seluruh dunia dan menyebabkan peningkatan kadar glukosa darah. ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    FFUP202500534599Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Farmasi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    4599
    Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : Jatinangor.,
    Deskripsi Fisik
    -
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    4599
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    -
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Diabetes Melitus (DM) adalah kondisi jangka panjang yang mempengaruhi jutaan orang di seluruh dunia dan menyebabkan peningkatan kadar glukosa darah. Beberapa penelitian terdahulu telah melaporkan kelopak bunga Rosella (Hibiscus sabdariffa Linn.) dan daun Stevia (Stevia rebaudiana B.) memiliki aktivitas antidiabetes dengan kandungan metabolit sekunder yang beragam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antidiabetes dari kombinasi Hibiscus sabdariffa Linn. dan Stevia rebaudiana B dengan perbandingan (3:1). Penelitian dilakukan in vivo terhadap tiga puluh ekor tikus putih galur Wistar yang dibagi menjadi lima kelompok, yaitu kontrol normal, kontrol negatif (Na-CMC 0,5%), kontrol positif (Glibenclamide), uji 1 dosis 500 mg/kgBB, dan uji 2 dosis 1000 mg/kgBB. Tikus diinduksi Streptozotocin (STZ) 50 mg/kgBB kecuali kontrol normal dan diberi perlakuan selama 14 hari. Hasil analisis statistik dengan tingkat kepercayaan 95% menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara kelompok kontrol negatif terhadap kontrol positif dan kelompok uji 2 (p≤0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak kombinasi dosis 500 mg/kgBB dan 1000 mg/kgBB memberikan pengaruh terhadap penurunan kadar glukosa darah pada tikus dengan penurunan kadar glukosa darah puasa dan 2 jam post-prandial selama 14 hari pada dosis 1000 mg/kgBB sebesar 36,77% dan 36,99%. Dosis optimal ekstrak terhadap penurunan kadar glukosa darah ditunjukkan pada dosis 1000 mg/kgBB hewan uji.
    Kata kunci: Diabetes melitus, ekstrak, rosella (Hibiscus sabdariffa Linn.), stevia (Stevia rebaudiana B.), streptozotocin
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi