Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

4595- Pengaruh Fungsionalisasi Silika Mesopori Terhadap Aktivitas Antioksidan Alfa Mangostin (Dela Nurzanah; Dr. Diah Lia Aulifa, M.Si; Arif Budiman, M.Si., Ph.D)


Alfa mangostin (AM) adalah xanton heterosiklik teroksigenasi yang memiliki aktivitas antioksidan, namun kelarutan dalam air yang buruk dan ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    FFUP202500454595Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Farmasi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    4595
    Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : Jatinangor.,
    Deskripsi Fisik
    -
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    4595
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    -
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Alfa mangostin (AM) adalah xanton heterosiklik teroksigenasi yang memiliki aktivitas antioksidan, namun kelarutan dalam air yang buruk dan bioavailabilitas oral yang rendah menghambat penerapan terapeutiknya. Amorfisasi merupakan salah satu teknik yang digunakan untuk meningkatkan kelarutan alfa mangostin. Silika mesopori (SM) merupakan nanocarrier yang sangat efektif dalam mencegah rekristalisasi amorf dan meningkatkan efikasi terapeutik obat.
    Fungsionalisasi silika mesopori (SM-NH2) dapat meningkatkan hidrofilisitas dari permukaannya. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk melakukan studi aktivitas antioksidan AM yang dienkapsulasi ke dalam SM dan SM-NH2. Optimasi dilakukan untuk mendapatkan perbandingan terbaik AM/SM dan AM/SM-NH2 menggunakan metode solvent evaporation. Pada AM/SM dan AM/SM-NH2 dilakukan karakterisasi menggunakan PXRD dan DSC, Uji disolusi, uji stabilitas, serta uji aktivitas antioksidan menggunakan metode DPPH. Berdasarkan hasil karakterisasi PXRD dan DSC, rasio terbaik yang menunjukkan sampel dalam bentuk amorf untuk AM/SM adalah 3:7 dan untuk AM/SM-NH2 adalah 1:9. Hasil uji disolusi menunjukkan bahwa pada menit pertama, kedua sampel mencapai konsentrasi tertinggi, yaitu 6,527 µg/mL untuk AM/SM dan 10,705 µg/mL untuk AM/SM-NH2. Sejalan dengan uji disolusi, hasil uji antioksidan menunjukkan bahwa persen inhibisi AM/SM-NH2 lebih tinggi dibandingkan AM/SM. Sehingga, dapat disimpulkan bahwa fungsionalisasi SM terbukti meningkatkan aktivitas antioksidan dari AM dalam tubuh.
    Kata Kunci: alfa mangostin, fungsionalisasi, persen inhibisi, silika mesopori
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi