
Text
4592- Green Synthesis Nanopartikel Silver Sebagai Antibakteri Menggunakan Bioreduktor Ekstrak Herbal Bunga Rosella (Hibiscus sabdariffa L.) (Rizkika Nur Imami; Dr. Tina Rostinawati, M.Si; Zelika Mega Ramadhania, M.Si., Ph.D)
Resistensi antibiotik adalah suatu kedaan dimana bakteri tidak lagi memberikan respon kepada antibiotik yang diberikan untuk membunuhnya. Hal ini ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan FFUP20250042 4592 Tersedia -
Perpustakaan Fakultas FarmasiJudul Seri -No. Panggil 4592Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : Jatinangor., 2024 Deskripsi Fisik -Bahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 4592Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek -Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab - -
Resistensi antibiotik adalah suatu kedaan dimana bakteri tidak lagi memberikan respon kepada antibiotik yang diberikan untuk membunuhnya. Hal ini dapat terjadi karena bakteri telah mengalami Multi Drug Resistant Organism (MDRO). Salah satu alternatif untuk mengatasi resistensi antibiotik adalah dengan menggunakan tanaman herbal. Ekstrak bunga rosella (Hibiscus sabdariffa L.) merupakan salah satu tanaman herbal yang memiliki potensi aktivitas antibakteri karena tingginya kandungan flavonoid dan fenolik. Maka dari itu, pada pengembangannya, nanopartikel merupakan salah satu teknologi pemanfaatan bahan dengan ukuran partikel dengan sifat fisika dan kimia yang berbeda dalam skala nano. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan Senyawa yang terdapat dalam ekstrak bunga rosella terbukti efektif dapat mereduksi silver nitrat dalam pembentukan nanopartikel silver dengan metode Green Synthesis. Nanopartikel silver yang dihasilkan memiliki kondisi sintesis optimum dengan konsentrasi ekstrak 2,5% pH 8, konsentrasi silver nitrat 1 mM, waktu reaksi 10 menit pada suhu 40°C dengan perubahan warna menjadi kuning-kecoklatan. Selain itu, anopartikel yang dihasilkan memiliki karakteristik dengan panjang gelombang maksimum 300 nm, ukuran rata-rata 201,8 nm dengan distribusi partikel 0,621, nilai zeta potensial -55 mV yang menandakan nanopartikel silver menunjukkan distribusi dan stabilitas yang baik. Pada analisis FTIR didapatkan pergeseran gugus fungsi dalam nanopartikel yang menunjukkan kontribusi dalam pembentukan nanopartikel silver dan sebagai agen penstabil. Pada pengujian antibakteri menunjukkan bahwa nanopartikel silver hasil sintesis memiliki aktivitas hambat dan bunuh minimum yang lebih baik dibandingkan ekstraknya.
Kata Kunci: Nanopartikel, Hibiscus sabdariffa L., Antibakteri
-
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






