
Text
4585- Uji Toksisitas Akut Fraksi Etil Asetat Kulit Pisang Tanduk (Musa paradisiaca fa. Corniculata) dan Penentuan LD50 (Aisha Putri Maharani; Gofarana Wilar, Ph.D; Prof. Dr. rer.nat. Muhaimin, S.Pd., M.Si)
Pisang tanduk merupakan tanaman yang tersebar di Indonesia. Tanaman ini dapat dimanfaatkan kulit nya menjadi obat tradisional yang dibuktikan dengn ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan FFUP20250035 4585 Tersedia -
Perpustakaan Fakultas FarmasiJudul Seri -No. Panggil 4585Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : Jatinangor., 2024 Deskripsi Fisik -Bahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 4585Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek -Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab - -
Pisang tanduk merupakan tanaman yang tersebar di Indonesia. Tanaman ini dapat dimanfaatkan kulit nya menjadi obat tradisional yang dibuktikan dengn penelitian yang melaporkan kulit pisang tanduk mempunyai aktivitas antioksidan, antibakteri, dan antiinflamasi. Untuk mengetahui keamanannya, pengujian toksisitas akut fraksi etil asetat kulit pisang tanduk dilakukan. Pembuatan fraksi dilakukan dengan metode ekstraksi cair-cair dan diperoleh rendemen sebesar 3,3%. Uji toksisitas akut dilakukan terhadap mencit betina dengan cara fraksi etil asetat kulit pisang tanduk diberikan dengan dosis 5, 50, 300, dan 2000 mg/kg BB. Pemberian dilakukan secara oral lalu dilakukan pengamatan mortalitas dan berat badan selama 14 hari. Setelah pengamatan selama 14 hari, tidak terdapat kematian hewan uji pada semua kelompok. Dapat disimpulkan bahwa nilai LD50 dari fraksi etil asetat kulit pisang tanduk yaitu dalam rentang 2000 mg/kg < LD50 ≤ 5000 mg/kg dan dikategorikan sebagai praktis tidak toksik.
Kata kunci: Kulit pisang tanduk, uji toksisitas akut, LD50
-
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






