
Text
4578- Interaksi Senyawa Metabolit Sekunder Tanaman Dadap Serep (Erythrina subumbrans (Hassk.) Merr.) Sebagai Inhibitor HIV Reverse Transcriptase Secara In Silico (Samuel Lestyawan; Dr. Sandra Megantara, M.Farm; Prof. Muchtaridi, Ph.D., M.Si)
Infeksi HIV merupakan masalah yang serius di dunia dengan jumlah pengidap HIV di dunia sebanyak 39,9 juta orang pada tahun 2023. Efavirenz sebagai ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan FFUP20250027 4578 Tersedia -
Perpustakaan Fakultas FarmasiJudul Seri -No. Panggil 4578Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : Jatinangor., 2024 Deskripsi Fisik -Bahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 4578Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek -Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab - -
Infeksi HIV merupakan masalah yang serius di dunia dengan jumlah pengidap HIV di dunia sebanyak 39,9 juta orang pada tahun 2023. Efavirenz sebagai salah satu obat lini pertama HIV memiliki banyak efek samping sehingga diperlukan penemuan obat anti-HIV baru. Tanaman dadap serep merupakan tanaman yang banyak di Indonesia yang berpotensi sebagai anti-HIV. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari interaksi senyawa dalam tumbuhan dadap serep sebagai anti-HIV pada enzim reverse transcriptase secara in silico melalui simulasi penambatan molekuler, simulasi dinamika molekuler, prediksi sifat fisikokimia, profil farmakokinetika, dan toksisitas. Hasil simulasi penambatan molekuler mendapatkan 3 senyawa terbaik yaitu 7,2′,4′-trihidroksi-8,3′,5′-(3″-metil- but-2″-enil)flavanon (∆G = -11,64 kkal/mol, Ki = 2,9565 μM), 5-hidroksisoforanon (∆G = -11,42 kkal/mol, Ki = 4,2897 μM), dan abisinon V (∆G = -10,72 kkal/mol, Ki = 13,974 μM). Ketiga senyawa tersebut dilanjutkan pada simulasi dinamika molekuler dan didapatkan 5-hidroksisoforanon membentuk kompleks yang cukup stabil dan memiliki energi ikatan yang paling baik (∆G = -52,51 ± 4,8 kkal/mol) yang menjadikan senyawa tersebut berpotensi untuk diteliti lebih lanjut sebagai obat anti-HIV baru. Diperlukan penelitian lebih lanjut untuk mengonfirmasi sifat fisikokimia, profil farmkokinetika, dan toksisitas.
Kata kunci: Infeksi HIV, reverse transcriptase, Erythrina subumbrans (Hassk.) Merr.), penambatan molekuler, dinamika molekuler
-
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






