Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

4575- Uji Aktivitas Antidiabetes Ekstrak Akar Ciplukan (Physalis angulata L.) Pada Mencit Jantan Galur ddY (Fitri Azlia Khaerani; Dr. Ade Zuhrotun, M.Si; Imam Adi Wicaksono, M.Si)


Prevalensi diabetes melitus (DM) tipe 1 dan 2 tergolong tinggi secara global maupun nasional. Pengobatan DM memerlukan waktu seumur hidup sehingga ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    FFUP202500244575Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Farmasi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    4575
    Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : Jatinangor.,
    Deskripsi Fisik
    -
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    4575
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    -
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Prevalensi diabetes melitus (DM) tipe 1 dan 2 tergolong tinggi secara global maupun nasional. Pengobatan DM memerlukan waktu seumur hidup sehingga menimbulkan efek samping yang memperburuk kualitas hidup. Oleh karena itu, dibutuhkan terapi suportif, salah satunya dengan akar ciplukan (Physalis angulata L.) yang aktivitas empiriknya digunakan sebagai obat kencing manis dan hasil penelitiannya menunjukan bahwa ekstrak air dan metanol aktif sebagai antidiabetes tipe 1. Penelitian ini dilakukan untuk menguji aktivitas antidiabetes tipe 1 dan 2 dengan metode induksi glukosa dan aloksan dengan dosis ekstrak 2,8 mg/20 g BB, 5,6 mg/20 g BB, dan 11,2 mg/20 g BB. Skrining fitokimia dan kromatografi lapis tipis (KLT) dilakukan untuk mengetahui metabolit sekundernya. Hasilnya menunjukkan bahwa akar P. angulata mengandung senyawa golongan polifenol/fenolik alam, saponin, flavonoid, kumarin, monoterpenoid, seskuiterpenoid, steroid, kuersetin, fisalin, dan withanolida. Hasil pengujian aktivitas antidiabetes menunjukkan ekstrak etanol akar ciplukan bekerja optimal pada dosis 2,8 mg/20 g BB dengan persentase penurunan kadar glukosa darah 69,866% dan 71,094% berturut-turut pada DM tipe 1 dan 2. Semakin rendah dosis ekstrak yang digunakan, persentase penurunan kadar glukosa darah semakin mendekati Glibenklamid (78,914%; pada dosis 0,013 mg/20 g BB).
    Kata kunci: Akar Physalis angulata, diabetes, TTGO, aloksan
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi