Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

T325- Pengaruh Kombinasi Sisplatin Dengan Polietilen Imina (PEI) Terhadap Sitotoksisitas, Pembentukan Koloni, dan Mekanisme Apoptosis Lini Sel Kanker Payudara MDA-MB-231 (Alistia Ilmiah Fahira; Riezki Amalia, Ph.D; Prof. Melisa Intan Barliana, Dr. Med.Sc)


Pendahuluan: Kanker payudara tiga-negatif (TNBC), subtipe kanker payudara yang kekurangan tiga reseptor penting dan sinyal molekuler. Kemoterapi ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    FFUP20250022T325Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Farmasi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    T325
    Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : Jatinangor.,
    Deskripsi Fisik
    -
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    T325
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    -
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Pendahuluan: Kanker payudara tiga-negatif (TNBC), subtipe kanker payudara yang kekurangan tiga reseptor penting dan sinyal molekuler. Kemoterapi konvensional seperti cisplatin tetap tidak efektif untuk TNBC. Penelitian ekstensif dilakukan terhadap terapi kombinasi dan pemberian obat yang efektif. Studi terbaru tentang polietilenimina (PEI) sebagai pemberian bersama obat antikanker untuk meningkatkan kemanjuran terapeutik. Sebagai agen transfeksi, PEI dapat membantu pengikatan DNA inti dan menghindari penghalang endosom. Kombinasi PEI/sisplatin merupakan strategi untuk meningkatkan efikasi sisplatin pada TNBC. Metode: 7 jenis PEI diamati dalam penelitian ini. Uji Water Tetrazolium-1 (WST-1), uji pembentukan koloni, dan Quantitative Reverse Transcription Polymerase Chain Reaction (RT-qPCR) dilakukan untuk menentukan viabilitas sel dan mekanisme apoptosis. Hasil: Semua kombinasi PEI/sisplatin meningkatkan sitotoksisitas dan mengurangi kemampuan pembentukan koloni. PEI 600 kDa dan 750 kDa tidak dilanjutkan ke pengujian pembentukan koloni dan RT-qPCR karena berat molekul yang terlalu tinggi sehingga menyebabkan kematian sel yang tidak teratur. CASP3 dan TP53 diregulasi meningkat, sedangkan BCL2 menurun. PEI dengan berat molekul rendah 0,8 kDa; 1,3 kDa; 2,5 kDa; dan 5 kDa pada konsentrasi 5 dan 10 ppm merupakan kombinasi yang paling potensial dan aman dengan cisplatin namun hampir tidak menunjukkan hasil yang signifikan karena konsentrasi yang rendah. Sedangkan PEI dengan berat molekul lebih tinggi 25 kDa menunjukkan tingkat kelangsungan hidup sel terendah pada konsentrasi 25:5 ppm sebesar 15,7%, jumlah koloni nol dan overekspresi BCL2 sebesar 59,4 kali lipat pada konsentrasi 10:5 ppm dibandingkan dengan cisplatin saja. Kesimpulan: Kombinasi PEI/sisplatin meningkatkan efikasi in vitro terhadap TNBC. Kami juga menemukan bahwa PEI menunjukkan sifat unik yang menyebabkan kematian sel berdasarkan berat molekul, konsentrasi, dan karakteristik struktural. PEI dengan berat molekul lebih tinggi memiliki keterbatasan sitotoksisitas yang dapat menyebabkan kematian sel non-apoptosis. Penyelidikan lebih lanjut diperlukan mengenai formulasi nanopartikel tingkat lanjut, toksisitas PEI dan pengaruhnya terhadap regulasi molekuler.
    Kata Kunci: Kanker Payudara Tiga Negatif, Sisplatin, Polimer Kationik, Polietilenimina, Penghantaran Obat
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi