Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

T320- Korelasi Serta Peran High Sensitivity C-Reactive Protein (hs-CRP), Fas, dan Fas Ligan Dengan Kerusakan Endotel Sistemik Sebagai Efek Jangka Panjang dari Infeksi Covid-19 (Matthew Justyn; Gofarana Wilar, M.Si., Ph.D; Dr. Trilis Yulianti, M.Kes)


Pandemi COVID-19 adalah suatu keadaan darurat yang menyebabkan gangguan kesehatan dan berujung pada tingkat kematian yang cukup tinggi. Pada umumnya ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    FFUP20250012T320Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Farmasi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    T320
    Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : Jatinangor.,
    Deskripsi Fisik
    -
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    T320
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    -
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Pandemi COVID-19 adalah suatu keadaan darurat yang menyebabkan gangguan kesehatan dan berujung pada tingkat kematian yang cukup tinggi. Pada umumnya penderita dari COVID-19 akan memiliki gejala awal dan keparahan yang berhubungan dengan organ paru-paru seperti contohnya terganggunya pernapasan, yang kemudian dapat sembuh setelah menjalani proses pengobatan yang intensif. Namun, pada beberapa penyintas COVID-19 ditemukan berbagai gangguan jangka panjang karena penyakit ini yang disebut sebagai efek jangka panjang COVID-19 atau “long COVID”. Selain meninggalkan kerusakan pada organ paru-paru, efek jangka panjang COVID-19 juga menyebabkan terjadinya kerusakan endotel sistemik yang dapat mengarah pada peningkatan risiko penyakit kardiovaskular. Pada saat terjadinya infeksi, menyebabkan pengeluaran sitokin proinflamasi limfosit T. Limfosit T adalah sitokin yang memproduksi Fas ligan/CD95 yang berujung pada peningkatan dari ekspresi Fas ligan, senyawa ini merupakan protein induksi apoptosis ekstrinsik, tingginya konsentrasi dari Fas ligan berujung pada tingginya pembentukan kompleks Fas ligan/Fas yang terdapat pada sel, pelekatan ini pada akhirnya merangsang terjadinya apoptosis pada sel endotel dan epitel. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran Fas dan Fas ligan pada apoptosis sel endotel sebagai efek dari infeksi COVID-19, sehingga dapat menambah informasi mengenai Fas dan Fas ligan sebagai salah satu penanda yang potensial untuk alternatif progresi kerusakan endotel pada penyintas COVID-19. Hasil dari penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan kosentrasi dari Fas ligan pada sampel penyintas COVID-19 yang di ikuti dengan adanya penurunan konsentrasi Fas jika dibandingkan kontrol. Selain itu, hasil ini menunjukkan bahwa adanya korelasi negatif antara konsentrasi Fas dan Fas ligan pada pasien penyintas COVID-19. Hal ini membuktikan pengukuran Fas serta Fas ligan dapat menjadi salah satu penanda biologis potensial guna mengetahui tingkat apoptosis dan inflamasi. Sementara, korelasi antara hs-CRP dengan Fas ataupun Fas ligan tidak menunjukkan korelasi yang signifikan dan belum ditemukannya perbedaan antara konsentrasi hs-CRP dengan Fas dan Fas ligan pada pasien penyintas COVID-19 maupun pada pasien kontrol.
    Kata Kunci : COVID-19; Penyintas; Kerusakan endotel; Fas/Fas ligan; hs-CRP
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi