
Text
4564- Optimasi Primer Untuk Deteksi Kandungan DNA Babi (Sus scrofa) Menggunakan Metode Polymerase Chain Reaction (PCR) Konvensional (Salma Tri Octaviany; Riezki Amalia, M.S., Ph.D; Prof. Irma Melyani Puspitasari, M.T., Ph.D)
Pentingnya pengembangan metode analisis yang dapat mendeteksi kandungan non-halal dalam makanan mendorong penggunaan teknologi PCR. Saat ini, PCR ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan FFUP20240129 4564 Tersedia -
Perpustakaan Fakultas FarmasiJudul Seri -No. Panggil 4564Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : Jatinangor., 2023 Deskripsi Fisik -Bahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 4564Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek -Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab - -
Pentingnya pengembangan metode analisis yang dapat mendeteksi kandungan non-halal dalam makanan mendorong penggunaan teknologi PCR. Saat ini, PCR konvensional menjadi metode yang terjangkau dan sensitif untuk mendeteksi DNA babi. Meskipun belum tersedia kit PCR buatan Indonesia untuk deteksi DNA babi, penelitian ini dilakukan untuk mengoptimalkan primer menggunakan PCR konvensional. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui suhu dan waktu optimum annealing, profil elektroforegram hasil amplifikasi, spesifisitas primer, dan limit deteksi terhadap porcine genomic DNA dengan menggunakan primer P-F dan P-R. Penelitian ini dilakukan melalui tahap desain primer dan pemesanan, isolasi DNA babi dan non-babi, kuantifikasi konsentrasi dan kemurnian hasil isolasi DNA babi dan non-babi, optimasi PCR konvensional menggunakan primer P-F dan P-R, hingga analisis dan visualisasi data. Berdasarkan hasil penelitian, didapatkan hasil suhu optimum annealing pada 61,5oC dengan waktu 30 detik. Primer P-F dan P-R memiliki spesifisitas yang telah memenuhi kaidah dasar desain primer, sehingga spesifik untuk mendeteksi DNA babi dengan munculnya pita yang berpendar. Limit deteksi dengan menggunakan primer P-F dan P-R juga menunjukkan dapat mendeteksi DNA babi hingga konsentrasi 10 ng/µL. Berdasarkan hal tersebut, optimasi telah dilakukan dan didapatkan bahwa primer P-F dan P-R optimal dalam mendeteksi DNA babi.
Kata Kunci: Optimasi primer, DNA babi, PCR konvensional
-
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






