
Text
D64- Isolasi dan Karakterisasi Mikrokristal Selulosa dari Serat Batang Sagu (Metroxylon sagu) Serta Aplikasinya Sebagai Eksipien Sediaan Tablet (Nur Illiyyin Akib; Prof. Dr. rer. nat. Anis Yohana Chaerunisa, M.Si; Dr. rer. nat. Adryan Fristiohady, M.Sc; Prof. Dr. Sriwidodo, M.Si)
Mikrokristal selulosa (MCC) dibentuk oleh monomer glukosa yang terhubung oleh ikatan β-1,4-glikosidik. MCC digunakan sebagai eksipien pengisi, ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan FFUP20240124 D64 Tersedia -
Perpustakaan Fakultas FarmasiJudul Seri -No. Panggil D64Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : Jatinangor., 2024 Deskripsi Fisik -Bahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi D64Tipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek -Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab - -
Mikrokristal selulosa (MCC) dibentuk oleh monomer glukosa yang terhubung oleh ikatan β-1,4-glikosidik. MCC digunakan sebagai eksipien pengisi, pengikat, dan penghancur pada formulasi sediaan tablet. MCC memiliki porositas sangat tinggi sehingga memiliki kemampuan mengembang yang baik. MCC dihidrolisis dari selulosa yang banyak terdapat pada serat tanaman. MCC dalam penelitian ini dihidrolisis dari serat batang sagu yang merupakan hasil samping pengolahan pati sagu (Metroxylon sagu). Penelitian ini bertujuan memperoleh metode isolasi MCC dari serat batang sagu yang optimum. Juga memperoleh produk MCC yang memenuhi persyaratan pharmaceutical grade, karakteristik fisika kimia, sifat alir, dan karakteristik khusus fisika padatan untuk diaplikasikan sebagai eksipien pengisi, pengikat, dan penghancur pada sediaan tablet. Metode penelitian ini terdiri atas tiga tahap. Tahap pertama, hidrolisis MCC dengan metode pemanasan alkali dan menggunakan pelarut HCl, H2SO4, dan HNO3, yang divariasikan konsentrasi, suhu pemanasan, dan lama pemanasannya. Tahap kedua, karakterisasi persyaratan pharmaceutical grade, karakteristik fisika kimia, sifat alir, dan karakteristik khusus fisika padatan MCC. Tahap ketiga, aplikasi MCC sebagai eksipien pengisi, pengikat, dan penghancur pada sediaan tablet serta pengujian pada massa cetak dan evaluasi terhadap tablet yang dihasilkan. Hampir semua perlakuan hidrolisis menghasilkan MCC yang memenuhi persyaratan pharmaceutical grade. Selanjutnya dipilih metode yang paling optimal yaitu hidrolisis menggunakan pelarut asam nitrat 0,3 N dengan lama pemanasan 30 menit dan suhu pemanasan 95°. Selanjutnya dilakukan optimasi lagi pada konsentrasi asam nitrat 2 N dengan lama pemanasan 45 menit dan suhu pemanasan 95°C untuk mendapatkan MCC yang lebih baik karakteristiknya. MCC yang diperoleh memenuhi persyaratan pharmaceutical grade. Begitupun karakteristik fisika kimia, karakteristik khusus fisika padatan, dan sifat alir serbuk mendekati karakteristik pembanding Avicel PH 101. Selanjutnya kualitas tablet dengan eksipien pengisi MCC memenuhi persyaratan keseragaman ukuran, keseragaman bobot, kekerasan, dan kerapuhan. Kualitas tablet dengan eksipien pengikat MCC memenuhi persyaratan keseragaman ukuran, keseragaman bobot, kekerasan, kerapuhan, dan waktu hancur. Kualitas tablet dengan eksipien penghancur MCC memenuhi persyaratan keseragaman ukuran, keseragaman bobot, kekerasan, kerapuhan, dan kadar obat. Berdasarkan hasil evaluasi kualitas tablet maka disimpulkan bahwa MCC yang diisolasi dengan pelarut asam nitrat 2 N menghasilkan tablet kualitas terbaik pada penggunaannya sebagai eksipien pengikat.
Kata kunci: Selulosa mikrokristal, Metroxylon sagu, pemanasan alkali, hidrolisi asam, pharmaceutical grade, tablet, pengisi, pengikat, penghancur.
-
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






