Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

4561- Pengaruh Induksi rhTGF-β3 Terhadap Proliferasi Lini Sel Kondrosit Manusia C20A4 dan C-28/12 (Shafira Anastya Putri; Riezki Amalia, M.S., Ph.D; Imam Adi Wicaksono, M.Si)


Transforming Growth Factor-β (TGF-β) adalah kompleks protein yang memainkan peran krusial dalam mengatur fungsi seluler, termasuk pertumbuhan, ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    FFUP202401204561Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Farmasi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    4561
    Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : Jatinangor.,
    Deskripsi Fisik
    -
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    4561
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    -
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Transforming Growth Factor-β (TGF-β) adalah kompleks protein yang memainkan peran krusial dalam mengatur fungsi seluler, termasuk pertumbuhan, proliferasi, dan diferensiasi. Peran ligan TGF-β1 dan TGF-β2 pada kondrosit telah banyak dipelajari. Penelitian terbaru terhadap peran ligan TGF-β3 mulai banyak diteliti, terutama perannya dalam mengatur proses proliferasi, diferensiasi, dan apoptosis sel kartilago. Pada penelitian ini, dilakukan perbandingan proliferasi lini sel kondrosit manusia C20A4 dan C-28/I2 dengan ligan recombinant human (rh) TGF-β3 dengan rhTGF-β1. Uji Proliferasi dilakukan menggunakan metode WST-8 dengan waktu pengamatan 0, 24, 48, 72, dan 96 jam, dan konsentrasi ligan 0, 20, 40, 80, dan 100 ng/mL. Kedua lini sel diberikan perlakuan yang sama dan dilihat apakah akan memiliki hasil yang berbeda. Pada Lini Sel Kondrosit C20A4 dan C-28/I2 terdapat beberapa konsentrasi yang menunjukkan perbedaan yang signifikan. Berdasarkan waktu inkubasi, lini sel C20A4 menunjukkan perbedaan yang signifikan di setiap waktunya, sedangkan pada lini sel C-28/I2 terdapat dua waktu inkubasi yang tidak menunjukkan perbedaan signifikan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada lini sel kondrosit C20A4 dan C-28/I2 induksi dari rhTGF-β1 lebih tinggi dari induksi rhTGF-β3 dan tidak memiliki perbedaan yang signifikan. Selain itu, pada lini sel C20A4 konsentrasi 40 ng/mL memiliki hasil yang paling signifikan di antara konsentrasi lainnya, sedangkan pada lini sel C-28/I2 konsentrasi 80 ng/mL memiliki hasil yang paling signifikan. Lalu, semakin lama waktu inkubasi, semakin tinggi pula proliferasi sel yang di dapatkan.
    Kata Kunci: Proliferasi, TGF-β, lini sel, kondrosit, C20A4, C-28/I2
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi