Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

4550- Perbandingan Metode Produksi Etosom, Transfersom, dan Transetosom 4-N-Butil Resorsinol Dengan Metode Dingin dan Metode Injeksi Etanol (Shinta Permata Ramadhanti; Patihul Husni, M.Si., Ph.D; Prof. Dr. rer.nat. Anis Yohana C., M.Si; Meiti Rosmiati, S.Si., M.Si)


4-n-Butilresorsinol (4nBR) termasuk ke dalam derivat resorsinol yang memiliki potensi sebagai agen anti hiperpigmentasi, bekerja dengan menghambat ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    FFUP202401094550Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Farmasi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    4550
    Penerbit Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran : Jatinangor.,
    Deskripsi Fisik
    -
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    4550
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    -
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • 4-n-Butilresorsinol (4nBR) termasuk ke dalam derivat resorsinol yang memiliki potensi sebagai agen anti hiperpigmentasi, bekerja dengan menghambat enzim tirosinase dengan efektivitas lebih baik dibandingkan asam kojik, arbutin, dan hidrokuinon. Namun, 4-n-butilresorisinol memiliki kekurangan yaitu tidak stabil karena mudah teroksidasi. Untuk menanggapi hal tersebut, digunakan sistem vesikular etosom, transfersom, dan transetosom untuk mengenkapsulasi 4nBR dalam matriks. Pada penelitian kali ini, dilakukan produksi etosom, transfersom, dan transetosom dengan menggunakan metode dingin dan metode injeksi etanol. Metode dingin dan metode injeksi etanol dibandingkan untuk melihat metode produksi mana yang dapat menghasilkan sistem nanopartikel 4nBR dengan karakteristik fisikokimia yang lebih baik dan bagaimana stabilitas dari seluruh sediaan yang dibuat. Metode injeksi etanol dioptimasi dengan hasil metode optimum diperoleh kecepatan injeksi 600 µL/mL diiringi kecepatan pengadukan 300 rpm. Hasil karakterisasi sistem etosom, transfersom, dan transetosom 4nBR metode dingin dan metode injeksi etanol optimal berturut-turut menghasilkan ukuran partikel sebesar 127 nm - 244 nm dan 151,8 nm – 225,nm, PDI sebesar 0,265 – 0,597 dan 0,604 – 0,924, zeta potensial sebesar -66,7 mV hingga -80,9 mV serta -68,9 hingga -71,7 mV, %EE dan % kadar menghasilkan 90,968% - 94,950% untuk metode dingin dan 91,883% - 93,562% untuk metode injeksi etanol. Uji stabilitas freeze-thaw cycling test menunjukkan bahwa sistem nanopartikel yang diproduksi dengan metode dingin memiliki stabilitas yang lebih baik dibandingkan stabilitas sistem nanopartikel 4nBR metode injeksi etanol baik dari tampilan organoleptik yang tidak mengalami perubahan setelah 6 siklus serta karakteristik fisiko kimia yang masih berada di rentang persyaratan.
    Kata kunci: 4-n-butilresorsinol, etosom, metode dingin, metode injeksi etanol, transfersom, transetosom
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi